Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PLN matikan listrik, Tubuh perawat digerayangi berandalan

PLN matikan listrik, Tubuh perawat digerayangi berandalan pelecehan seksual. shutterstock

Merdeka.com - Pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PLN Pekanbaru menuai korban. Gelap gulitanya malam karena lampu padam, membuat N dilecehkan segerombolan pemuda, di depan SMA 16 atau samping kantor Dinas Pemadam Kebakaran Pekanbaru, Jalan Cempaka.

Beruntung, N berhasil lari ke tempat kerjanya di RS Santa Maria Pekanbaru, sewaktu dipegang dan diraba-raba segerombolan pemuda tadi. Tidak terima, Sabtu (31/8), N melaporkan peristiwa itu ke kantor polisi.

Kabid Humas Polda Riau, AKBP Hermansyah SIK, dikonfirmasi wartawan membenarkan laporan N yang masuk ke Polda Riau. Kejadian itu masih diselidiki.

"Korban sudah melapor dan diambil keterangannya. N sudah dimintai keterangan oleh penyidik, untuk mengungkap siapa saja pelakunya. Penyidik akan memanggil beberapa orang saksi untuk dimintai keterangan," kata Hermansyah, Minggu (1/9).

Laporan N yang masuk ke Polda Riau menyebutkan, Jumat (30/8) malam itu, korban pergi berangka dari kosnya yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) ke RS Santa Maria. N merupakan seorang perawat yang sehari-harinya bekerja di tempat tersebut.

Sewaktu melintas di TKP yang gelap karena listrik sedang padam, tiba-tiba datang 10 orang laki-laki yang tidak dikenal menghampirinya. Tanpa diduga, gerombolan pemuda tadi memegang dan menggerayangi bagian dada korban.

Perlakuan tak terpuji ini membuat N kaget dan menepis dan menepis tangan pemuda yang memegangnya. Merasa kesempatan, sambil berteriak minta tolong, N langsung kabur ke arah tempat kerjanya yang tidak jauh dari TKP. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP