PKS yakin akan ada tersangka baru kasus Hambalang
Merdeka.com - Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsy meyakini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak akan berhenti pada Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenpora Deddy Kusdinar sebagai tersangka dalam kasus mega proyek Hambalang.
Menurut Politisi PKS ini, KPK mempunyai teknik tersendiri mengungkap aktor utama atau atasan dari Deddy Kusdinar.
"Kita percayakan saja soal penanganan Hambalang kepada KPK. Belum tentu juga hanya akan berhenti di Dedy Kusdiar, mereka (KPK) pasti punya teknik tersendiri untuk mengungkap mega skandal Hambalang," kata Aboe Bakar kepada wartawan di Jakarta, Minggu (22/7).
Aboe Bakar menegaskan, ada dua kemungkinan yang terjadi dalam perkara ini. Pertama, KPK masih menyisir perkara Hambalang dari pinggir, sehingga operatornya lah yang diproses terlebih dahulu sembari mengumpulkan bukti untuk mendongkel pemain sentral di pusat pusaran kasus.
"Bila yang terjadi seperti ini amat mungkin akan ada nama-nama baru yang menjadi tersangka, termasuk yang telah lama beredar di masyarakat," jelas Aboe Bakar.
Kemungkinan kedua, lanjutnya, KPK memang hanya fokus pada persoalan konstruksi, tidak ada keberanian untuk membongkar hulu perkara Hambalang. Makanya dari awal terkesan KPK hanya berputar-putar saja sampai memeriksa 70 orang saksi.
"Bisa jadi akhirnya para pelaksana tekhnislah yang dijadikan tumbal, yaitu pejabat selevel pembuat komitmen dan para pimpinan rekanan yang membangun gedung Hambalang," katanya.
Padahal, Ketua BPK menyatakan bahwa proyek Hambalang sudah cacat sejak dalam kandungan, yang ini berarti persoalan Hambalang itu kompleks, mulai hulu hingga hilir.
"Nah dalam kondisi yang demikian tidak akan mungkin ada nama-nama besar yang diproses, apalagi selevel menteri atau pimpinan partai. Namun itu semua kan hanya tebak-tebakkan buah manggis, manis atau asamnya belum ketahuan, kita lihat saja kinerja KPK, ini merupakan ujian atas independensi dan kredibilitas para komisionernya," jelas Aboe Bakar. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya