PKS Sebut Pengusaha Lab Sudah Untung, Harga Tes PCR Bisa Lebih Murah
Merdeka.com - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS H Alifudin menduga pengusaha lab tes PCR meraup untung besar sejak pandemi Covid-19. Untuk itu, ia meminta harga tes PCR saat ini diturunkan, kalau perlu menjadi gratis.
Hal itu menanggapi permintaan Presiden Joko Widodo yang meminta harga tes PCR turun menjadi Rp300 ribu dan jangka waktunya menjadi 3x24 jam.
"Sejak awal sudah untung besar, karena pandemi covid 19 ini tentang kemanusiaan, baiknya semua yang ingin PCR bisa mendapat harga lebih murah lagi, atau kalau bisa gratis," ujar Alifudin kepada wartawan, Selasa (26/10).
Harga tes swab PCR terus turun dari batas Rp900 ribu kemudian Rp450 ribu hingga saat ini diminta ke batas Rp300 ribu. Menurut Alifudin bisa lebih murah lagi harga tes PCR menjadi Rp75 ribu.
"Harga 300 ribu ini sama seperti usulan Gubernur Kalbar dan Kemenkes di bulan Agustus lalu, seharusnya Presiden bisa lebih murah lagi, misal menurunkan harga PCR menjadi 75 ribu seperti Antigen," ujarnya.
Pemerintah diminta memberikan sanksi tegas jika ada lab atau pengusaha PCR yang masih mematok harga mahal. Serta, kelas dalam swab PCR yang dibagi dari kecepatannya perlu dihapus.
Alifudin meminta kepada pemerintah serius dalam mengkaji persoalan PCR ini, untuk benar-benar membuktikan Pemerintah berpihak pada rakyat dan serius dalam menangani pandemi Covid 19 ini.
"Kami berharap, setelah reses akan meminta pimpinan komisi IX untuk memanggil pihak terkait, bahwa Pandemi Covid 19 ini tidak dijadikan ladang bisnis pihak tertentu" tegas Alifudin.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya