PKS ngotot kasus Luthfi Hasan janggal

Reporter : Randy Ferdi Firdaus | Kamis, 31 Januari 2013 14:18




PKS ngotot kasus Luthfi Hasan janggal
Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaaq. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak terima jika Presidennya Luthfi Hasan Ishaaq ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap impor daging sapi oleh KPK. Mereka menilai, ada kejanggalan dalam penangkapan hingga anggota Komisi I DPR itu ditetapkan sebagai tersangka.

terkait dengan kasus yang dihadapi Luthfi, PKS tengah mempelajari lebih dalam atas tuduhan KPK. Pasalnya, ada beberapa fakta yang tidak terungkap ke publik.

"Iya banyak hal yang jumping. Kami sedang mencermati konstruksi hukumnya," jelas Juru Bicara PKS Mardani Ali Sera melalui pesan singkatnya, Kamis (31/1).

Dia menambahkan, PKS akan mengkaji dan mempelajari pasal-pasal yang dituduhkan. Selain itu, PKS juga sudah menyiapkan pengacara untuk membela tuduhan pelanggaran hukum yang diberikan terhadap Luthfi.

"Antara pasal 12A dan B dengan kondisi serta posisi Ustadz Luthfi," imbuhnya.

PKS pertanyakan sikap fraksi-fraksi di DPR tak bela Luthfi
Luthfi mundur sebagai presiden PKS hari ini
PKS: Luthfi tidak kenal dengan kurir pembawa uang
Menteri Pertanian sebut kasus Presiden PKS aneh

[tyo]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ketika Presiden Jokowi sidak ke ruang wartawan Istana
  • Terlalu banyak buang fitur top, Galaxy S6 disindir mirip iPhone 6
  • Menko Sofyan: Seperti pertamax, harga premium tak perlu diumumkan
  • JK sarankan tunda hukuman terpidana mati sakit jiwa
  • Jessica semakin sibuk setelah keluar SNSD, segera debut solo?
  • Di vonis bebas, Ola lolos dari hukuman mati
  • Limpahkan kasus Komjen Budi, KPK panen kritik
  • Wapres JK sebut Jokowi tak perlu umumkan naik turunnya harga BBM
  • Cegah alergi makanan pada buah hati dengan 4 cara ini
  • Penggunaan data Indosat di Medan naik 197 persen, ini penyebabnya
  • SHOW MORE