PKS minta WNI ikut HUT Israel dikucilkan
Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat menyesalkan dengan kehadiran sejumlah warga negara Indonesia dalam peringatan HUT Kemerdekaan Israel di Singapura, Kamis (26/3). Partai dakwah itu meminta mereka yang menghadiri acara itu dikucilkan.
"Memang tidak ada konsekuensi hukuman, tapi tentu ada etika pengucilan secara politik, yang jelas kita sangat menyesalkan," kata Ketua FPKS DPR, Mustafa Kamal, di Jakarta, Senin (30/4).
Mustafa mengatakan, WNI yang hadir di acara HUT Israel berarti tidak menghormati konstitusi UUD 1945 yang menentang setiap penjajahan di atas dunia. Seperti diketahui, saat ini Israel masih menjajah Palestina.
"Itu artinya mereka mengkhianati kemerdekaan bangsa. Apalagi HUT kolonialis yang konstitusi RI tak mengakui negara tersebut," ujarnya.
Seperti diberitakan HUT Kemerdekaan Israel ke-64 di Kedubes Singapura, dihadiri sejumlah WNI. Mereka antara lain anggota Kadin, sejumlah anggota ormas pemuda Islam dan politikus.
Feri Mursyidan Baldan, salah satu yang hadir mengatakan, kehadirannya dalam acara itu bagian dari komunikasi kepada semua pihak. Politikus NasDem itu mengatakan, berbeda sikap politik tidak lantas membuat orang lain tidak boleh berhubungan.
"Beda sikap politik kan bukan berarti bermusuhan," ujarnya. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya