PKS juga lirik Ridwan Kamil, istri Aher mesti bersaing keras
Merdeka.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menolak bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. Namun, dia menyatakan siap berlaga dalam Pilkada Jabar 2018.
Ternyata, Partai Keadilan Sejahtera juga sudah melirik potensi Emil, sapaan Ridwan, buat maju pada Pilkada Jabar 2018. Menurut Presiden PKS, Sohibul Iman, sosok Ridwan memang sedang ditimbang-timbang.
"Semua yang muncul memang berada dalam radar kami dan memang untuk dipertimbangkan. Ridwan Kamil itu radar PKS (untuk Pilkada Jabar)," kata Sohibul usai menghadiri Pelatihan dan Simposium Nasional PKS, di Bandung, Rabu (2/3).
Meski begitu, bukan berarti Ridwan tak punya lawan dan berpeluang besar diusung PKS dalam Pilkada Jabar nanti. Sebab menurut Sohibul, keputusan tetap berada pada musyawarah partai. Apalagi, lanjut dia, PKS saat ini mengantongi nama lain.
"Kalau di internal kita yang muncul sebagai tokoh misal Tate Qomarudin, ada Aris Mukti. Saya kira lewat Pemira nanti akan kelihatan. Emil, Demiz (Deddy Mizwar), Ibu Netty. Saya kira masih dalam radar kami. Semakin dekat akan semakin muncul," ujar Sohibul.
Kendati demikian, Sohibul tak ingin terburu-buru mengambil sikap terkait Pilkada Jabar.
"Jangan gurung gusuh lah yah intinya mah," ucap Sohibul.
Netty Prasetiyani, istri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, menyatakan siap bersaing dalam Pemilihan Kepala Daerah Jabar 2018 mendatang. Bahkan dia menyatakan berani bersaing dengan sosok Ridwan Kamil atau Deddy Mizwar secara adil.
Meski begitu, Netty mengakui dia harus menggalang dukungan dari banyak pihak. Meski sang suami merupakan politikus PKS dan memiliki jabatan strategis, tapi itu bukan berarti partai itu sepakat mengusungnya.
"Saya di sini tidak bisa berdiri tunggal. Siapapun berhak memang untuk maju. Untuk PKS banyak orang mumpuni. Dan PKS juga masih harus melakukan tahap penjaringan," ujar Netty.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya