Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PKS bertemu 14 Dubes Uni Eropa bahas situasi politik nasional

PKS bertemu 14 Dubes Uni Eropa bahas situasi politik nasional PKS bertemu Dubes Uni Eropa. ©2018 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan pertemuan dengan 14 Duta Besar Negara-Negara Uni Eropa di DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (26/6). Sekjen PKS Mustafa Kamal mengatakan, sebelumnya DPP PKS juga telah bertemu dengan Dubes dari Inggris dan Belanda.

"Pada pagi ini PKS mendapatkan tamu istimewa dari negara-negara yang bergabung di Uni Eropa. Ini sudah komunikasi yang panjang. Kita sudah terlebih dahulu menerima duta besar dari negara-negara Eropa, Inggris, Belanda. Dan kali ini mereka ingin hadir lengkap meskipun kelihatannya tidak jadi, sehingga total yang hadir 14 dari total 23 yang sedianya hadir," kata Mustafa Kamal di DPP PKS.

Menurut dia, pertemuan yang dilakukan setelah hari raya Idulfitri ini menjadi momentum untuk silaturahim dengan warga dunia Internasional. Kamal menyebut PKS menjadi salah satu parpol yang diakui di kancah internasional.

"PKS salah satu parpol yang mendapat penerimaan dari kalangan dunia internasional. Hari ini alhamdulillah justru negara Uni Eropa yanh datang ke tempat kami. Kita juga bertanya apakah harus di sini atau tempat yang netral dan lain lain," tuturnya.

Pertemuan ini juga berlangsung sehari jelang Pilkada Serentak 2018 yang dilaksanakan Rabu (27/6) besok. Dia melihat para delegasi juga memperhatikan pesta demokrasi tersebut.

"Ini momentum sehari menjelang Pilkada kita juga tidak tahu makna yang akan dikejar atau dicari atau diperdalam oleh mitra internasional dari Eropa. Apakah negeri eropa juga akan mengkonfirmasi untuk Pilkada yang akan berlangsung besok," ujarnya.

Di kesempatan sama, Ketua Badan Pembinaan Luar Negeri Sukamta mengatakan, PKS merasa terhormat bisa bertemu dengan para delegasi. Ini juga dapat mempererat persahabatan Indonesia dengan luar negeri. Apalagi Indonesia telah terpilih menjadi anggota dewan keamanan tidak tetap PBB serta peran Indonesia penting di asia tenggara pasifik.

"Kita merasa mendapatkan kehormatan bahwa PKS diminta untuk memberikan rencana dalam diplomasi internasional dalam persahabatan juga khususnya bagi eropa yang tergabung dalam uni eropa," ucap Sukamta.

Anggota Komisi I DPR ini melanjutkan, selain penguatan diplomasi, para Dubes juga ingin mengetahui pandangan PKS tentang perkembangan politik nasional dan internasional. Khususnya Pemilu dan Pilpres 2019.

"Mereka bertanya ke PKS akan mendalami terkait mungkin dinamika politik menjelang Pemilu dan Pilpres 2019," ungkap Sukamta.

Pertemuan ini juga dihadiri Presiden PKS Sohibul Iman dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid.

"(delegasi) akan dipimpin oleh Sekjen dari Uni eropa. Dubes Uni eropa. Jadi dubes dan anggota negara Uni eropa akan datang," tandasnya.

Dubes Uni Eropa untuk Indonesia yang hadir dalam pertemuan ini Vincent Guerend, Dubes Denmark Rasmus Abildgaard Kristensen, Dubes Jerman Michael von Ungern-Sternberg, Dubes Spanyol Jose Maria Matres Manso, Dubes Austria Helene Steinhausl, Dubes Polandia Beata Stoczynska, Dubes Romania Valeria Epure, Dubes Slovakia Michal Slivovic, Duta Besar Swedia Johanna Brismar Skoog, Charge d'Affaires Kedubes Perancis Charles-Henri Brosseau, Firts Secretary Kedubes Inggris Theresa O'Mahony dan Frist Secretary Kedubes Finlandia Tapani Kivela.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP