Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PKL sempat dirikan lapak di trotoar Pasar Aksara tapi diprotes

PKL sempat dirikan lapak di trotoar Pasar Aksara tapi diprotes penggusuran pkl di medan. ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Sejumlah pedagang sempat mendirikan lapak di trotoar dan atas parit depan Pasar Aksara, sekitar sudut Jalan Aksara dengan Jalan Prof HM Yamin, Medan, Kamis (14/7). Namun tak lama berselang mereka digusur.

Berdasarkan informasi dihimpun, pedagang sempat membuka lapak itu merupakan pedagang kaki lima (PKL), selama ini berjualan di sekitar Pasar Aksara. Aktivitas mereka pun membuat pedagang formal selama ini berjualan di pasar protes.

"Kami minta ini ditertibkan. Mereka (PKL) tidak memikirkan kami pedagang formal yang sedang berduka. Kami minta agar ini segera ditertibkan. Apalagi kami mendengar desas-desus PKL ini sudah membayar kepada oknum tertentu. Kami minta mereka ditertibkan," kata Wakil Ketua Panitia Perjuangan Pedagang Pasar Aksara, Ahmad Khoir.

Ahmad Khoir mengatakan, saat ini pedagang formal masih melakukan pendataan. Mereka mengumpulkan informasi terkait utang piutang di perbankan, tanggungan di keluarga, dan lokasi lapak di Pasar Aksara.

"Kita juga mengupayakan agar pedagang emas dibenarkan mengambil brankasnya," ujar Khoir.

Pendataan pedagang formal masih berlanjut. PKL tidak dimasukkan dalam pendataan itu. Permintaan pedagang formal agar para PKL itu ditertibkan langsung direspons Pemkot Medan. Petugas Satpol PP dan aparat Kecamatan Medan Tembung pun menggusur lapak-lapak PKL itu.

Pasar Aksara, Medan, terbakar pada Selasa (12/7) mulai sekitar pukul 11.30 WIB. Awalnya api membakar hanya lantai 2 pasar. Namun api terus membesar dan merembet hingga Ramayana Aksara. Akibat kebakaran itu, ratusan pedagang kehilangan lapak berjualan.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP