PKB minta BIN tak lagi kecolongan di bawah kepemimpinan Sutiyoso
Merdeka.com - Ketua Fraksi PKB di DPR, Helmy Faishal Zaini menyebut kelemahan Badan Intelijen Negara (BIN) saat ini adalah sering telat melaporkan situasi keamanan terkini dan sering kecolongan terhadap tindakan terorisme yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. Dia berharap, Calon Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mampu atasi dua hal tersebut.
"Kami tak ingin lagi mendengar ada BIN kecolongan kalau ada situasi gangguan keamanan," kata Helmy dalam sebuah diskusi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/6).
Helmy juga berharap di momentum pergantian Kepala BIN dari Marciano Norman ke Sutiyoso dapat dijadikan ajang bersih-bersih terhadap kekurangan lembaga intelijen. Serta, meningkatkan performa kinerjanya di bawah pimpinan Sutiyoso nanti.
Walaupun memberikan catatan, Helmy menegaskan, seluruh partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) memberikan dukungan penuh terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta dua periode itu.
"KIH dan seluruh anggota dewan pasti dukung Sutiyoso," ucapnya.
Diketahui, Presiden Joko Widodo telah mengirimkan surat pengajuan Sutiyoso sebagai calon Kepala BIN ke DPR kemarin. Surat tersebut dikirim berbarengan dengan surat penunjukkan Kasad Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai calon Panglima TNI.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya