Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pipa Gas PLTP Sorik Marapi Bocor, 3 Warga Meninggal dan 16 Luka

Pipa Gas PLTP Sorik Marapi Bocor, 3 Warga Meninggal dan 16 Luka Ilustrasi garis polisi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Pipa gas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sorik Marapi di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut, mengalami kebocoran. Sekurangnya 3 orang meninggal dunia dan 16 lainnya luka-luka dalam peristiwa ini.

"Benar kejadiannya kira-kira jam 11.00 WIB. Itu korbannya ada 16 lagi dirawat di rumah sakit umum, sedangkan sementara yang meninggal dunia ada 3 orang," kata Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina, M Yasir Nasution, Senin (25/1).

Sejauh ini para korban adalah warga Desa Sibanggor Julu. Mereka diduga keracunan karena terpapar gas. "Itu kan pipa yang melewati persawahan, jadi mungkin masyarakat lagi bekerja di sana," jelas Yasir.

Sementara itu, belum ada laporan korban maupun kehilangan warga di desa sekitar lainnya, seperti Desa Sibanggor Jae maupun Sibanggor Tonga.

Tim dari perusahaan yang mengelola PLTP Sorik Marapi, kata Yasir, masih melakukan penyisiran di kawasan itu. Sementara BPBD terus berkoordinasi dengan aparat setempat, seperti kepala desa, untuk memastikan ada tidaknya korban lain.

"Perusahaan lagi penyisiran di lokasi-lokasi yang dianggap rawan apakah masih ada lagi korban yang belum ditemukan," jelasnya.

Tim dari perusahaan juga membawa alat deteksi udara. Kondisi udara, sebut Yasir, dinyatakan sudah aman. Namun, Yasir belum mengetahui penyebab kebocoran pipa gas itu.

"Masih dalam penyelidikan. Masyarakat kita imbau supaya tenang. Alat deteksi (udara) sudah ada dan terus dilakukan," imbaunya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP