Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pimpinan KPK sindir penegak hukum tak berani tindak korporasi korup

Pimpinan KPK sindir penegak hukum tak berani tindak korporasi korup Wakil Ketua KPK Laode M Syarif. ©2016 Merdeka.com/Nur Aditya

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif menyampaikan kritiknya kepada aparat penegak hukum dalam menangani tindak pidana korupsi. Menurut Laode, aparat penegak hukum masih ragu-ragu untuk menuntaskan kasus korupsi meski sudah memiliki ilmu yang mumpuni.

"Yang kurang dari APH kita adalah keberanian mencoba padahal ilmunya sudah kita miliki," ujar Laode saat menyampaikan paparannya dalam seminar Kedudukan dan Tanggung Jawab Pidana Korporasi dalam Tindak Pidana Korupsi yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung di Grand Mercure Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (15/11).

Laode mencontohkan institusi polisi akan segera tanggap terjun ke lapangan atau menggunakan keahliannya dalam mengolah kasus jika yang terjadi adalah pembunuhan atau kejadian kriminal lainnya. Beda halnya jika polisi dihadapkan dengan sebuah kejadian pencemaran lingkungan yang di dalamnya ada indikasi korupsi.

"Kalau polisi diminta tanggapan misalnya 'Pak sungai di sini airnya bau, ikan-ikan mati' biasanya mereka bilang 'Oh itu bukan urusan kami silakan ke dinas lingkungan," kata Laode.

Padahal, imbuh Laode, dari kejadian tersebut bisa saja polisi mengusut penyebab perubahan air di sungai tersebut. Hal utama yang harus disoroti, menurut Laode adalah ada atau tidaknya pabrik di sana.

Mulai dari penyelidikan tersebut, imbuh Laode, akan terkuak adanya dugaan tindak pidana korupsi seperti perusahaan tersebut menyuap pejabat setempat.

"Di situ sebenarnya bisa ketahuan kalau diselidiki bagaimana air sungai berubah, ada racunnya enggak. Ini (permasalahan) kompleks butuh pengujian laboratorium, kalau sudah ketahuan, selidiki izin pendiriannya terus digali lagi," pungkasnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP