Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pimpinan KPK kabur ditanya penangkapan pejabat PN Jakarta Pusat

Pimpinan KPK kabur ditanya penangkapan pejabat PN Jakarta Pusat KPK geledah ruangan di PN Jakpus. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan. Kali ini panitera sekretaris Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Edy Nasution menjadi target operasi KPK tersebut.

Selain Edy, beredar kabar ada dua orang yang ikut diciduk KPK. Kedua orang tersebut diduga dari Lippo Group, namun belum bisa dikonfirmasi terkait tersebut.

Atas operasi hari ini, ruang kerja Edy di pengadilan negeri Jakarta Pusat pun digeledah oleh penyidik KPK. Tidak hanya digeledah, ruang kerja Edy pun disegel.

Wakil ketua KPK, Laode M Syarif pun enggan berkomentar adanya operasi tangkap tangan hari ini. Saat menggelar jumpa pers persiapan perayaan hari ulang tahun RA Kartini, Laode sama sekali tidak menyinggung adanya OTT.

Bahkan selesai acara Laode beserta pelaksana harian kabiro humas KPK Yuyuk Andriati bergegas meninggalkan ruang konferensi pers.

"Permisi yah maaf," ujar Laode, Rabu (20/4).

Sebelumnya ketua KPK agus Rahardjo membenarkan adanya operasi tangkap tangan KPK pada hari ini. Namun dia tak menjelaskan penangkapan kali ini terkait apa dan siapa saja yang terlibat.

"Iya benar ada OTT," pungkasnya.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP