Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pimpinan KPK baru jangan suka cari kelemahan lembaga lain

Pimpinan KPK baru jangan suka cari kelemahan lembaga lain lima pimpinan kpk. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Lima pimpinan KPK sudah terpilih. Di bawah kepemimpinan yang baru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diharapkan tidak saling mengintip kesalahan lembaga hukum lain agar tak terjadi kegaduhan yang seperti sebelum-sebelumnya.

"Harus bekerja sama dengan penegak hukum yang lain. Tidak saling berlomba, tidak saling mengintip mencari kelemahan lembaga lain. Itu akan berbahaya dan menimbulkan gejolak seperti yang kemarin," kata Anggota Komisi III, Dwi Ria Latifa, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (19/12).

‎Selain itu, dia berharap agar seluruh pimpinan KPK yang baru bisa kompak dalam bekerja. Tak seperti KPK era sekarang yang sering berbeda paham dengan Taufiequrachman Ruki.

"Saya berharap dengan semuanya yang baru, harus ada konsolidasi atau adaptasi dengan para pegawai KPK di dalam sehingga tak ada saling sikut. Karena itu akan membuat tidak kondusif lagi KPK ke depan. Sehingga KPK akan kembali gaduh," ujarnya.

‎Politikus PDIP ini juga inginkan KPK tak mengedepankan pencitraan. Selain itu harus dilihat standar etik moral ketika menyatakan seseorang sebagai tersangka korupsi harus seiring dengan asa praduga tak bersalah

Di tempat yang sama, Pakar Hukum Pidana Universitas Indonesia, Teuku Nasrullah, berharap agar KPK mampu memunculkan kepercayaan publik. Maka dari itu dia meminta agar KPK yang baru bisa diberi ruang dulu untuk bekerja baru dinilai.

"Kita berpikir positif jangan negatif thinking dulu. Semua harus diberi kesempatan agar bisa berjalan. Tapi harus tetap kita kritisi. Bekerjalah dengan pola penegak hukum jangan sampai lepas dari itu," ungkap Teuku.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP