Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pimpinan DPR naik haji, pembahasan capim KPK jadi molor

Pimpinan DPR naik haji, pembahasan capim KPK jadi molor Menteri Yuddy Chrisnandi rapat dengan pimpinan DPR. ©2015 Merdeka.com/faiq

Merdeka.com - Ketua DPR Setya Novanto beserta dua wakilnya, Fadli Zon dan Fahri Hamzah menunaikan ibadah haji atas undangan dari Kerajaan Arab Saudi. Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul mengkritik kepergian ketiga pimpinan DPR tersebut.

Pasalnya, sampai saat ini DPR belum menggelar rapat paripurna membahas surat pengajuan dari Presiden Joko Widodo yang menyodorkan delapan nama calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Sudah 2 minggu belum paripurna. Lucu, mereka pergi jadi enggak paripurna," kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (22/9).

Padahal, kata Ruhut, Komisi III DPR berupaya menggelar fit and proper test delapan calon pimpinan KPK pada Bulan September ataupun pada awal Bulan Oktober. Namun, dikarenakan paripurna saja belum digelar, dia takut jadwal fit and proper test yang sudah dijadwalkan menjadi molor.

"Bisa-bisa nanti malah udah reses," ujarnya.

Surat pengajuan delapan calon pimpinan KPK tersebut sudah diajukan oleh Jokowi pada tanggal 15 September ke DPR. Berikut 8 nama calon pimpinan KPK yang telah lolos seleksi pansel KPK.

Pencegahan:

1. Saut Situmorang (Staf Ahli KaBIN)

2. Surya Tjandra (Direktur Trade Union Center dan dosen Atma Jaya)

Penindakan:

1. Alexander Marwata (Hakim Ad Hoc Tipikor)

2. Brigjen Basaria Panjaitan (Mabes Polri)

Management:

1. Agus Rahardjo (Kepala Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah)

2. Sujanarko (Direktur Direktorat Pembinaan Jaringan Kerja Sama antar Komisi KPK)

Supervisi:

1. Johan Budi SP (Plt pimpinan KPK)

2. Laode Syarif (dosen hukum Universitas Hasanuddin)

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP