Pimpinan cabang BRI Palu ditembak saat pulang kantor
Merdeka.com - Pimpinan cabang BRI Kota Palu, Sulawesi Tengah, Edison Tampubolon ditembak orang tak dikenal di Jalan Soeprapto sekitar pukul 22.00 WITA. Kepala Polda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Ari Dono mengatakan, mobil pelaku penembakan menggunakan nomor kendaraan palsu.
"Kita sudah cek, ternyata pelat nomor mobil itu tidak terdaftar di kepolisian," kata Ari Dono saat ditemui di Polres Palu, Jumat (24/5). Demikian tulis Antara.
Saat beraksi, pelaku menggunakan mobil Toyota Avanza warna terang dengan nomor polisi DN 578 YP. Polisi masih berupaya melakukan pencarian di sejumlah lokasi.
Polisi juga sudah memintai keterangan sopir korban bernama Zakaria, dan sejumlah saksi. Selain itu polisi juga masih memeriksa sekitar tempat kejadian perkara.
Kejadian penembakan itu berlangsung di Jalan Soeprapto, yang berjarak belasan meter dari rumah dinas korban.
Korban saat itu pulang dari kantor menggunakan mobil dinas bersama sopirnya. Tiba-tiba sebuah mobil berhenti di depannya. Dua orang keluar dari mobil warna terang dan kemudian bertanya kepada Edison.
Saat Edison membuka kaca pintu mobil, dua pelaku yang menutup mukanya dengan kain menembaki korban. Korban mengalami luka tembak di bagian pipi kiri dan tangan. Saat ini korban masih dirawat intensif di RSU Budi Agung Palu.
Sementara itu puluhan karyawan BRI Cabang Palu memadati RSU Budi Agung untuk mengetahui kondisi terakhir pimpinannya. Para karyawan BRI itu duduk-duduk di teras dan berdiri di halaman rumah sakit yang berada di Jalan Maluku. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya