Pimpin Rapat Koordinator, Menko PMK Ingatkan Menteri Soal Visi & Misi Presiden
Merdeka.com - Menteri Koordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy memberikan arahan kepada jajaran kementerian dan lembaga yang berada di bawah koordinasinya. Dia menegaskan, utamanya seluruh kementerian harus senada dengan pedoman pembangunan nasional sesuai arahan presiden.
"Visi dan misi presiden menjadi pedoman percepatan pembangunan nasional, yaitu terwujudnya Indonesia maju berdaulat secara politik, mandiri secara ekonomi dan berkebudayaan yang berlandaskan gotong royong," kata Muhadjir dalam pemaparannya di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (31/10).
Muhadjir melanjutkan, dalam upaya merealisasi visi-misi presiden, khususnya yang menjadi konsen pemberdayaan manusia dan kebudayaan, Muhadjir meminta kementerian di bawah koordinasinya untuk bekerjasama dan gotong royong untuk merealisasikan tujuan tersebut.
"Koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian terhadap program di seluruh kementerian lembaga saya mohon seluruh menteri di bawah Menko PMK untuk memilih dan mengklasifikasi program strategis apa yang dapat disinergikan," jelas mantan Mendikbud ini.
Sinergi yang dimaksud Muhadjir adalah bersifat bilateral, trilateral atau pun multilateral. Karenanya, Muhadjir mengingatkan kepada para sekretaris menteri dan para deputi untuk bisa proaktif dengan tidak menunggu program Bappenas namun menyusul Bappenas dan mengetahui persis seperti apa yang diinginkan Bappenas.
"Jadi kita bisa koordinasi di level pertemuan hingga sampai level implementasi," tutup Muhadjir.
Sebagai informasi, hadir dalam pertemuan hari ini seperti menteri agama, menteri pendidikan, menteri pemberdayaan perempuan perlindungan anak, menteri sosial, dan menteri pemuda olahraga.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya