Pilot Hercules jatuh Kapten Sandy langsung dimakamkan di Semarang
Merdeka.com - Jenazah Kapten Penerbang Sandy Permana tiba di Lapangan Udara Markas TNI AD (Lanumad) Ahmad yani Kota Semarang, Jawa Tengah sekitar pukul 07.00 WIB usai disemayamkan di Malang, Jawa Timur.
Pilot Hercules C-130 yang mengalami kecelakaan di Kota Medan itu dikawal dan diserahterimakan oleh keluarga secara kemiliteran itu dibawa ke rumah duka di Kompleks Perumahan Tulus Harapan 13 Blok B 13, Nomor 10-13, Sendang Mulyo, Kedungmundu, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Ratusan keluarga, kerabat, sanak saudara dan para tetangga sejak pagi yang telah menunggu kedatangan jenazah, langsung menyambut mobil ambulance yang membawa Kapten Penerbang Sandy Permana.
Kapten Penerbang Sandy Permana merupakan bungsu dari empat bersaudara yang dilahirkan dari pasangan Ratmojo dan Waidah Nor Khofifah di Pemalang. Pilot muda tersebut dibesarkan orangtuanya di Bangka lalu lulus pendidikan militer di Magelang.
Isak tangis beberapa keluarga terutama yang perempuan langsung memecah saat peti jenasah berselimut bendera merah putih ini dimasukan ke rumah duka. Teriakan histeris sang kakak Sandy juga sempat terjadi.
"Sandy, Sandy," teriak kakak Sandy langsung menangis begitu jenazah adik tercintanya tiba di rumah duka.
Sang istri, Fitriana Hapsari langsung duduk bersimpuh disamping peti jenasah serta memeluk erat-erat peti jenazah almarhum pilot Sandy. Sementara, kedua putri korban digendong oleh kerabat lainya tak jauh dari sang ibunya Fitriana.
Sriyono, paman Fitriana mengaku sangat terpukul dengan meninggalnya Sandy karena ia cukup dekat karena sering berkomunikasi ketika Sandy menjalani pendidikan di Sekolah Komando Kesatuan (Sesko) TNI AU di Markas Besar TNI Angkatan Udara (Mabes TNI AU) di Jakarta.
"Dia (Sandy) anak yang soleh. Kemanapun dia pergi selalu berpamitan," kenang Sriyono mengingat saat Sandy mulai menjalani pendidikanya di Sesko Mabes TNI AU.
Saat pendidikan, Sandy pernah mengeluh ke Sriyono jika dirinya sakit dan diperiksakanya ke dokter temanya yang ada di Kawasan Cipinang, Jakarta Timur.
"Saat pendidikan enam bulan, kebetulan kena sakit, saya bawa ke pak haji (temanya) di Cipinang, Jakarta Timur. Sehari sebelum puasa dia ke Kemanggisan, rumah saya untuk mengucapkan terimakasih. Dia (Sandy) bilang kalau dia juara umum," seloroh Sriyono sambil mengusap air matanya yang jatuh mengenang saat-saat terakhir bersama Sandy.
Usai disemayamkan, prosesi berlanjut dengan upacara persemayaman secara militer dan ritual adat Jawa 'Brobosan' oleh keluarga. Kemudian, jenazah dibawa ke masjid untuk di sholatkan dan selanjutnya dibawa ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Ratusan pelayat mengiringi pelepasan jenazah Kapten Penerbang Sandy Permana di Semarang itu. Selain itu, banyak rekan korban dari TNI AD juga melepas kepergian korban.
Di TMP Giri Tunggal Pahlawan, sejumlah perwira TNI AD sudah berkumpul di komplek makam tersebut untuk menyambut jenazah korban guna di makamkan secara kemiliteran.
Petugas pengamanan makam juga sudah berjaga di TMP Giri Tunggal sejak pagi tadi sebagai persiapan pelepasan jenazah korban ke liang lahat kuburnya.
Termasuk petugas pasukan penembak salvo yang akan beraksi saat upacara berlangsung sebelum jenazah pilot penerbang Kapten Sandy Permana dimasukan ke liang lahat makamnya. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya