Pilot AirAsia dirampok dan terluka di Medan
Merdeka.com - Seoarang pilot maskapai AirAsia, Pidonta Pengeran Tarigan (29), menjadi korban perampokan di Jalan Hasanuddin, Medan. Selain kehilangan tasnya, warga Jalan Ciranjang, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini juga terluka.
"Perampokan itu terjadi Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf kepada wartawan, Minggu (4/1) malam.
Saat dirampok, Pindota sedang menumpang becak. Tepat di Jalan Hasanuddin, Medan Baru, kendaraan roda tiga itu dipepet pengendara sepeda motor. Salah seorang pelaku merampas ransel yang dipangku korban.
Pindota tidak begitu saja melepas ranselnya. Dia melawan hingga tarik-menarik terjadi. Namun, pelaku melarikan tas itu setelah Pindota terjatuh. Korban yang terluka kemudian memperoleh pertolongan.
"Dahinya mendapatkan 6 jahitan, pipi dan bibir korban lecet," jelas Helfi.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Mapolsek Medan Baru. Dalam laporannya, Pindota menyatakan di dalam ransel itu terdapat paspor, lisensi pilot, Ipad, ID card dan pakaian.
"Kasusnya masih ditangani Polsek Medan Baru. Mereka masih memburu pelaku," pungkas Helfi.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya