Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pilgub Sumut, Ganteng dan Gusman saling salip dalam survei

Pilgub Sumut, Ganteng dan Gusman saling salip dalam survei Pilgub Sumut. ©2012 Merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Dua lembaga survei merilis hasil jajak pendapat mereka lakukan, terkait persaingan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara 2013. Tetapi, prediksi keduanya jauh berbeda.

Lingkaran Survei Indonesia memprediksi duet Gatot Pujo Nugroho-T Erry Nuradi (Ganteng) bakal berada di urutan teratas, jika pemilihan dilakukan hari ini. Dari kuesioner disebar, pasangan memiliki nomor urut 5 ini berhasil meraup 32,2 persen suara. LSI memprediksi Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi bakal menang satu putaran pada hari pemilihan, akan digelar Kamis (7/3) mendatang.

Sementara itu, di tempat kedua, menguntit pasangan nomor urut 1, Gus Irawan Pasaribu-Soekirman (Gusman). Kemudian disusul pasangan nomor urut 4 Amri Tambunan- RE Nainggolan (Amri RE), pasangan nomor urut 2 Effendi Simbolon-Jumiran Abdi (ESJA), dan pasangan nomor urut 3 Chairuman Harahap-Fadly Nurzal (Charly).

"Sebanyak 8,7 persen responden masih belum memutuskan atau masih merahasiakan pilihan," jelas Setia Darma, Manager Riset LSI, Selasa (5/3).

Namun, Setia memprediksi ada satu pasangan dapat menjadi kuda hitam. Yakni Amri Tambunan-RE Nainggolan.

"Mereka dapat menjadi kuda hitam, setelah melihat peningkatan dukungan di masa kampanye," ujar Setia.

Sementara itu, hasil berbeda disampaikan Lembaga Survei Nasional (LSN). Lembaga ini justru menyatakan pasangan nomor urut 1, Gus Irawan Pasaribu-Soekirman, unggul dalam survei yang mereka buat. Pasangan nomor urut 1 ini memperoleh 32,3 persen suara.

Lalu dalam hasil survei, posisi kedua ditempati pasangan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi, dengan perolehan 26,8 persen. Selanjutnya, pasangan Effendi Simbolon-Jumiran Abdi menguntit dengan perolehan 13 menguntit suara.

"Sementara posisi empat diduduki pasangan Chairuman Harahap-Fadly Nurzal memperoleh 12,5 persen. Dan terakhir pasangan Amri Tambunan-RE Nainggolan dengan perolehan 12 persen suara. Sebanyak 37.4 persen responden belum menetapkan pilihan dan 5,7 persen lainnya tidak memilih atau golput," kata Direktur Eksekutif LSN, Umar S Bakry.

Berbanding terbalik dengan LSI, LSN malah memprediksi Pilgub Sumut bakal berlangsung dua putaran.

"Kami sudah lima kali menggelar survei, dan pilihan publik paling dominan untuk pasangan Gusman dan Ganteng," ujar Umar.

Mengenai perbedaan hasil antara kedua lembaga, Setia Darma menyatakan hal itu bisa terjadi karena keduanya memiliki perbedaan metode survei.

"LSN punya metode yang mereka percaya, kami juga mempunyai metode sendiri," lanjut Setia.

Saat ditanya soal siapa yang mendanai survei itu, Setia Darma mengatakan biayanya dari kocek sendiri.

"LSI merupakan lembaga yang profit. Kami tidak hanya bermain di survei tapi juga ada kerjaan di kabupaten. Jadi survei ini didanai dari CSR, karena kami lembaga survei, maka inilah bentuk CSR kami," ucap Setia. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP