Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pidato penganugerahan gelar doktor, JK bicara Islam agama pemersatu

Pidato penganugerahan gelar doktor, JK bicara Islam agama pemersatu Wapres Jusuf Kalla. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan, agama Islam telah menjadi pemersatu di antara begitu banyak suku-suku bangsa yang berbeda adat, tradisi dan sosial budaya.

Hal ini disampaikannya dalam pidato pengukuhannya saat penganugerahan doktor kehormatan bidang pemikiran politik Islam di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sabtu, (23/6).

Berkat Islam, kata JK, orang-orang dari suku Aceh misalnya merasa dekat dan bersahabat dengan orang-orang dari suku Bugis atau Makassar dan suku-suku lain di nusantara.

"Sebagai faktor pemersatu, Islam mendorong tumbuh dan menguatnya ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan, solidaritas sesama muslim di antara berbagai suku, etnis yang berbeda. Perkembangan selanjutnya ukhuwah wathaniyah atau persaudaraan sesama warga tanah air," papar JK.

Dia juga menyinggung soal nasionalisme religius atau semangat kebangsaan mengacu surat Al Hujurat ayat 13 yang artinya sesungguhnya Allah menciptakan laki-laki dan perempuan dan menjadikan berbangsa-bangsa, berkaum, kaum supaya saling kenal mengenal.

Dalam kesempatan yang sama, Jusuf Kalla berterima kasih kepada kampus UMI yang telah menganugerahkannya gelar doktor kehormatan. Dan mendoakan UMI semakin maju dan berjaya.

"Saya berharap dengan gelar doktor kehormatan bidang pemikiran politik Islam ini dapat memberikan kontribusi terhadap upaya penguatan persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI," ujarnya.

Selain di kampus UMI, JK juga meresmikan microfinance center di kampus Unhas, Tamalanrea dan peresmian kampus Fakultas Teknik, Unhas di Kabupaten Gowa, Sulsel.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP