Petugas Pemilu Meninggal di Sumsel Bertambah Jadi 12 Orang
Merdeka.com - Petugas Pemilu yang meninggal dunia di Sumatera Selatan kembali bertambah. Hingga saat ini total berjumlah 12 orang.
Anggota KPU Sumsel Divisi Hukum dan Pengawasan Hepriadi mengatakannya, petugas yang terbaru meninggal adalah Simbolon (54) anggota KPPS TPS 04 Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Dia menjalani perawatan di Rumah Sakit Siti Khadijah Palembang selama tujuh hari akibat mengalami pecah pembuluh darah di kepala.
"KPPS atas nama Simbolon meninggal dunia kemarin malam," ungkap Hepriadi, Jumat (26/4).
Simbolon bukan orang baru dalam pesta demokrasi lima tahunan. Dia kerap terlibat menjadi petugas pemilu selama 15 tahun atau sejak 2014.
"Kami kehilangan orang-orang yang berpengalaman. Simbolon meninggal dunia karena kelelahan usai pencoblosan," ujarnya.
Dengan bertambahnya satu orang, jumlah petugas pemilu di Sumsel yang meninggal dunia menjadi 12 orang. Mereka adalah:
1. Fahrul (50), KPPS di Ogan Komering Ulu
2. Tutik Hidayati (42), KPPS Desa Suka Mulya, Ogan Komering Ilir
3. Arman (42), KPPS Gunung Jati Kecamatan Cempaka, Ogan Komering Ulu Timur
4. Syarifudin (39), KPPS Desa Anyar Kecamatan BP Bangsaraja, Ogan Komering Ulu Timur
5. Yanto (30), anggota PPS Desa Tanjung Dalam, Kecamatan Keluang, Musi Banyuasin
6. Untung Imansyah, KPPS di TPS Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumber Marga Telang, Banyuasin
7. Ganjar, Ketua PPS Desa Maju Ria, Kecamatan Karang Agung, Banyuasin
8. Slamet Riadi asal Palembang
9. Sudi asal Indralaya, Ogan Ilir
10. Yusman asal Empat Lawang
11. Midi Gusti asal Ogan Komering Ulu Timur
12. Simbolon asal Lubuklinggau (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya