Petugas Dishub Purwakarta yang malas akan dipecat, diganti Pak Ogah
Merdeka.com - Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat, mengancam akan memecat petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang malas menjalankan tugas. Sebagai gantinya, Pemkab Purwakarta akan memberdayakan Pak Ogah atau polisi cepek.
"Bagi petugas Dishub yang malas, akan diberhentikan dan diganti para 'Pak Ogah,'" kata Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, di Purwakarta Kamis (4/2).
Nantinya, kata Dedi, para Pak Ogah akan mengatur lalu lintas di setiap persimpangan jalan. Mereka juga bakal digaji Rp 1,5 juta per bulan.
"Mereka mendapat honor pegawai, satu koma lima juta per bulan," kata Dedi.
Namun, dia menegaskan, akan tetap memberi hukuman kepada Pak Ogah yang melanggar peraturan seperti meminta pungli.
"Jika melanggar, ada sanksinya. Kebijakan tersebut kita realisasikan hari ini juga," ujar Dedi.
Menurut Dedi, kebijakan memberdayakan Pak Ogah sudah dipertimbangkan matang-matang.
"Ini kebijakan yang sudah kami pertimbangkan. Dari pada kami melarang mereka untuk melakukan aktivitasnya, diganti oleh petugas Dishub, mending kami memberdayakan mereka," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya