Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Petani Subang Luka Parah Dibacok Tetangga Gara-gara Berebut Air Sawah

Petani Subang Luka Parah Dibacok Tetangga Gara-gara Berebut Air Sawah Ilustrasi garis polisi. ©2019 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Warim (55), warga Dusun Lampang RT 05/02, Kelurahan Parung, Kecamatan Cibogo, Subang, Jawa Barat, mengalami sejumlah luka akibat ditebas tetangganya dengan senjata tajam. Peristiwa itu terjadi Selasa (7/1) pagi.

Salah seorang warga, Rudi Koswara (40) mengatakan, sebelum terjadi peristiwa pembacokan kedua petani WR alias Warim (55) dan HR (54) terlibat cekcok mulut di lokasi kejadian. Keributan itu dipicu rebutan air yang mengairi area pesawahan hingga membuat pelaku HR memanas dan menyerang korban dengan senjata tajam.

"Awalnya cekcok mulut rebutan air, hingga terjadi pembacokan terhadap korban," kata Rudi.

Dia menjelaskan dalam peristiwa tersebut, keduanya merupakan petani desa setempat yang menggarap areal sawah di blok Hiem. korban mengalami luka bacokan di lengan dan telapak tangan luka bacokan sepanjang 15 sentimeter.

Selanjutnya, bagian tangan kiri sebanyak 6 titik, sikut dengan lebar 17 sentimeter dan nyaris putus, pergelangan tangan nyaris putus, kepala belakang alami 3 luka bacok tembus ke tengkorak sampai patah dan 3 luka bacok pada bagian punggung.

"Korban langsung dievakuasi ke RSUD Ciereng Subang, karena luka parah," lanjutnya.

Setelah peristiwa kata Rudi, pelaku sempat kabur dari kejaran warga namun berhasil diamankan oleh pihak kepolisian setempat.

Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani mengatakan, atas kejadian tersebut, pelaku sudah diamankan ke Mapolsek Kota Subang. Polisi pun diturunkan ke lokasi untuk mencegah adanya aksi warga.

"Ini masalah perebutan air untuk sawah. Pelakunya sudah kita amankan. Kita juga memberi pemahaman warga di sana, agar tetap kondusif," kata dia.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP