Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kapal Dihantam Ombak, Petani & Pelajar di Manggarai Barat Tewas Tenggelam

Kapal Dihantam Ombak, Petani & Pelajar di Manggarai Barat Tewas Tenggelam Kapal Tenggelam di Manggarai Barat. Ananias Petrus

Merdeka.com - Sebuah kapal mengalami kecelakaan laut di Desa Bari Dusun Labuliang, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (23/1) petang. Kecelakaan kapal diduga karena ombak besar yang menyebabkan enam orang tenggelam termasuk kapten kapal.

Seorang petani dan pelajar di Kabupaten Manggarai Barat meninggal dunia dalam peristiwa ini. Petani bernama Stefanus Darlin dan Yohanes Suju meninggal dunia setelah kapal motor yang mereka ditumpangi tenggelam.

Sementara itu, nakhoda kapal bernama Gento dan empat pelajar yakni, Petrus Naman (15), Kuerinus Ambur (15) dan Hanesitus Darlin (9), selamat dari insiden tersebut.

Gento merupakan warga Desa Longos Kecamatan Boleng, Petrus Naman dan Kuerinus Ambur merupakan pelajar dari Desa Nanga Kantor Kecamatan Kecamatan Macang Pacar. Sementara itu, Hanesitus Darlin merupakan pelajar yang berasal dari Desa Raba Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat.

"Kejadian terjadi pada Minggu 23 Januari 2022 pukul 14.00 Wita di Dusun Labuliang Desa Bari, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat," kata Kapolsek Macang Pacar, Ipda Iwan Hendriawan, Senin (24/1).

Iwan mengatakan, kejadian tersebut diduga diakibatkan cuaca buruk. Dia menjelaskan, sekitar pukul 12.30 Wita, keenam korban hendak membeli ikan yang dijual di dermaga Labuliang. Ikan itu dibawa oleh pedagang dari Pulau Longos, Kabupaten Manggarai Barat.

"Diduga karena ombak yang besar, sehingga menyebabkan kapal yang digunakan mengalami kecelakaan yang menyebabkan enam orang tenggelam," kata dia.

Kepada polisi beberapa korban selamat menuturkan, mereka tidak jadi membeli ikan dan bersama nakhoda kapal, Gento alias Galang sempat menenggak minuman keras jenis sopi. Saat itu para korban bersama Gento yang memiliki kapal itu hendak menuju ke Dusun Paud Desa Nanga Kantor untuk jalan-jalan.

"Ketika sampai di tengah laut, diduga karena cuaca yang buruk disertai ombak dan angin yang kencang, menyebabkan kapal yang di tumpangi terbalik dan tenggelam atau mengalami kecelakaan," kata Iwan.

Warga Dusun Labuliang yang melihat kejadian tersebut langsung bergerak untuk menyelamatkan para korban, namun sayangnya dua korban meninggal dunia.

"Anggota Polsek Macang Pacar bersama anggota dari Koramil 1612-08 Macang Pacar bersama warga membantu korban sekaligus mengamankan TKP (tempat kejadian perkara)," kata dia.

Dari kecelakaan laut ini, dua orang warga meninggal dunia dan empat orang selamat.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP