Peserta UNBK SMP di Malang sempat gaduh saat komputer mendadak log out
Merdeka.com - Peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMP 6 Kota Malang sempat kaget saat sambungan internet mendadak log out saat soal yang sedang dikerjakan. Siswa secara spontan gaduh dan seketika memanggil para pengawas ruangan.
Kejadian tersebut dialami oleh beberapa siswa yang menempati ruang Lab Komp 3. Seketika para pengawas dan teknisi menyelesaikan persoalan tersebut.
Petugas hanya melakukan reset komputer dan login ulang ke soal masing-masing siswa. Para siswa pun dapat langsung kembali melanjutkan mengerjakan soal.
"Bisa juga karena pengaruh koneksi atau karena komputernya. Ini wajar, langsung teratasi, kita sudah antisipasi semua," kata Syarif Hidayatullah, salah satu proktor di SMP Negeri 6 Kota Malang, Senin (23/4).
Kata Syarif, panitia sudah mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi. Baik perangkat maupun teknis pelaksanaannya sudah mendukung.
Selain itu juga disediakan beberapa komputer cadangan yang dapat digunakan saat terjadi gangguan.
Sementara itu, Heny Farida, Wakil Kepala Sekolah SMP 6 Malang mengatakan, sebanyak 259 siswanya mengikuti UNBK. Ujian terbagi dalam dua gelombang, masing-masing empat kelas.
"Gelombang pertama pukul 7.30 WIB, tetapi siswa harus datang 1 jam sebelumnya," katanya.
Siswa terlebih dahulu menjalankan salat Dhuha dan istiqosah di masjid sekolahan, sebelum memasuki masing-masing ruangan. Sementara gelembang kedua berlangsung dimulai pukul 10.30 WIB.
"Gelombang pertama hadir semua," tegasnya.
Setiap ruangan diawasi oleh 2 orang pengawas dan 1 orang proktor. Selain itu juga disiapkan 1 orang teknisi di setiap empat ruangan.
Heny juga mengatakan, sekolahnya sengaja memilih menyewa genset untuk kebutuhan catu daya. Karena jumlah komputer yang banyak dan digunakan bersamaan sehingga sengaja menggunakan genset selama pelaksanaan.
UNBK SMP akan berlangsung selama 4 hari dengan satu mata pelajaran per hari. Hari ini, Senin (23/4) mata pelajaran yang diujikan Bahasa Indonesia, dilanjutkan Matematika, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam.
Secara nasional, ujian gelombang pertama sempat diundur sekitar 30 menit. "Tadi sempat mundur, sepertinya secara nasional" tegas Heny.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya