Peserta Munas Kadin Meninggal Karena Covid-19, Tapi Tak Masuk Arena
Merdeka.com - Seorang peserta Munas Kamar Dagang Indonesia (Kadin) di Kendari pada akhir Juni lalu meninggal dunia. Peserta tersebut meninggal usai terinfeksi Covid-19. Dalam acara itu, hadir Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung memberikan sambutan.
Ketua Organizing Committee (OC) Munas Kadin Nita Yudi mengakui kabar meninggalnya salah satu peserta Munas Kadin. Tapi dia menegaskan, peserta tersebut di masuk ke area utama.
"Iya. Peserta tersebut tidak mengikuti acara. Karena langsung isoma," kata Nita kepada merdeka.com, Kamis (8/7).
Nita menjelaskan, acara Munas digelar dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Sebelum masuk ke arena, para peserta wajib menjalani tes PCR. Terlebih, saat Jokowi memberikan sambutan, hanya 100 peserta dari 300 yang boleh hadir.
"Saat acara pembukaan oleh RI hanya boleh 100 peserta yang awal kita ajukan 300 peserta. Yang terkena Covid atau positif langsung diamankan. Jadi tidak bisa masuk ke lobi hotel dan tidak bisa mengikuti acara apapun," bebernya.
Sementara itu, Komite Tetap Kesehatan Kadin, Ichsan W Hasan Mbou mengatakan, peserta tersebut tidak terpapar Covid-19 di acara Munas, Kendari. Sebab, kata dia, para peserta harus melakukan tes PCR sebelum masuk hotel.
"Jadi gini, bukan kena Covid di Kendari. Karena kan kita PCR sebelum masuk hotel, teman-teman yang didapat itu adalah yang cuma masuk ke hotel," ungkapnya
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya