Pesawat tempur baru beli bisa jatuh, Luhut minta jangan spekulasi
Merdeka.com - Pesawat latih tempur Super Tucano jatuh di Jalan Laksda Adi Sucipto, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur sekira pukul 10.15 WIB. Pesawat buatan Embraer Brasil ini sangat lincah dalam penyergapan, pengeboman hingga sabotase.
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, proses investigasi untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut tengah berlangsung. Menurut dia, terlalu dini jika disebutkan jatuhnya pesawat tempur TNI itu dikarenakan kesalahan pilot atau pesawatnya yang bermasalah.
"Resultnya belum keluar ya, jadi jangan spekulasi. Saya belum tahu persis, tunggulah beberapa hari," ujar Luhut di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (10/2).
Meskipun pesawat tempur ini baru dibeli, Luhut menepis bahwa kualitas pesawat asal Brasil itu tidak bagus. Dia bahkan menyebut Jet tempur Amerika F15 yang dikenal super canggih saja bisa jatuh.
"Iya baru. Yang baru juga bisa tenggelam," tambahnya.
Seperti diketahui, pesawat Super Tucano buatan Brasil ini diproduksi tahun 2002. Pemerintah Indonesia baru memberi pesawat ini tahun 2012 lalu.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya