Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pesawat Hercules sampai terbang rendah cek serpihan AirAsia

Pesawat Hercules sampai terbang rendah cek serpihan AirAsia Hercules TNI AU cari AirAsia. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Enam jam mengudara pencarian pesawat AirAsia QZ-8501, pesawat Hercules A-1319 milik TNI Angkatan Udara (AU) mendeteksi objek benda menyerupai pelampung di perairan Selatan Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, Selasa (30/12).

Tim Search and Rescue (SAR) akhirnya menemukan titik terang dalam tiga hari pencarian pesawat AirAsia QZ 8501 yang hilang. Tiga jenis serpihan yang diduga bagian dari pesawat tersebut berada di sekitar perairan Pangkalanbun, Kalimantan Tengah.

Seperti yang dilaporkan wartawan merdeka.com dari Pangkalanbun, Selasa (30/12), kru pesawat maupun awak media yang ikut penerbangan digetarkan dengan penemuan objek benda itu sekitar pukul 10.30 WIB.

Serpihan tersebut berada di sekitar 190 km Pangkalanbun, atau 10 km dari titik hilangnya pesawat.

Pantauan dari dalam pesawat, nampak seperti pelampung dari atas ketinggian 5.000 kaki di atas permukaan laut itu. Benda yang diduga pelampung itu nampak berwarna oranye, juga yang terlihat warna merah.

Tak selang lama, Pilot Mayor Penerbang Akal Juang sempat memutar balik arah pesawat tepat di bawah letak beberapa benda yang mengapung itu. Setelah berhasil memutar balik pesawat, tiga anggota TNI AU membuka ramp door pesawat agar para petugas dan wartawan dapat melihat secara seksama.

Pesawat Hercules ini berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 06.15 WIB pagi tadi. Dengan misi pencarian hari ke tiga pesawat AirAsia yang telah hilang.

Pihak TNI AU memperluas lokasi pencarian mulai dari perairan Selatan Tanjung Pandan, Bangka Belitung, dan Selatan Kalimantan, Pangkalanbun, hingga di daratan wilayah tersebut.

Pesawat Hercules C130 ini mempunyai kemampuan 10 jam terbang. Selain itu, TNI AU juga mengerahkan pesawat CN 295 yang mampu terbang selama 8 jam.

"Kami tidak memastikan kalau itu merupakan bagian dari pesawat AirAsia yang hilang, tapi penemuan semua benda ini patut dicurigai dan perlu ditindak lanjuti," kata panglima Komando Operasional TNI AU I Marsekal Muda A. Dwi Putranto dalam jumpa pers kepada wartawan di Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Kalimantan, Selasa (30/12).

Dia menyebutkan, hingga sat ini Tim Basarnas memberangkatkan helikopter Superpuma ke lokasi penemuan.

"Tim sedang menuju ke lokasi Basarnas dan tim AU menggunakan helikopter Puma. Dari pesawat keliatannya tidak terlalu dalam. 15-20 Km titik sinyal hilang. Kami membawa Paskhas, jadi kalau ada yang masih selamat kami akan angkat pakai paskas."

Tim langsung menandai lokasi tersebut, dan menerjunkan tiga helikopter menuju lokasi penemuan serpihan. Dari atas Hercules C-130, serpihan itu berupa pintu darurat, pelampung dan benda-benda kecil lainnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP