Pesawat Garuda tergelincir, bandara Adisutjipto ditutup sampai besok
Merdeka.com - Pasca tergelincirnya pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 258 bernomor registrasi PK GNK yang tergelincir dari landasan pacu, Rabu (1/1) pukul 19.50 WIB, mengakibatkan sejumlah penerbangan dari Bandara Adisutjipto dibatalkan. Pembatalan penerbangan ini dilakukan karena pesawat yang tergelincir belum bisa dievakuasi malam ini.
Menurut General Manager Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama mengatakan, saat ini pesawat belum bisa dievakuasi karena masih menunggu kedatangan alat dari Surabaya. Alat evakuasi diperkirakan baru datang besok pagi.
"Ekor pesawat hanya berjarak 12,5 meter dari runway. Jadi semua penerbangan setelah pesawat tergelincir, kita batalkan. Karena terlalu berisiko," ujar Agus saat konferensi pers di Bandara Adisutjipto, Rabu (1/1) malam.
Agus melanjutkan, sebanyak tujuh penerbangan dari Bandara Adisutjipto dibatalkan hingga pesawat bisa dievakuasi. Sedangkan pesawat yang seharusnya mendarat di Bandara Adisutjipto ada 8 penerbangan yang kembali ke bandara asal.
"Kondisi pesawat saat ini roda depan maupun roda belakangnya terperosok ke tanah. Kedalamannya sekitar 30 hingga 40 sentimeter. Proses evakuasi masih menunggu alat. Bandara ditutup hingga proses evakuasi selesai," terang Agus.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pesawat Garuda dipiloti oleh Captain Triyo Kurnia Bahagia membawa awak kabin sebanyak 7 orang. Pesawat juga membawa penumpang sebanyak 119 penumpang dengan rincian 115 penumpang dewasa dan 4 penumpang balita dengan usia di bawah dua tahun.
Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Penumpang yang dievakuasi segera mendapatkan pemeriksaan dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Dalam peristiwa ini tidak ada penumpang yang mengalami luka.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya