Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pesan Satgas Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun: Perlu Diingatkan, Pandemi Belum Usai

Pesan Satgas Covid-19 Jelang Libur Akhir Tahun: Perlu Diingatkan, Pandemi Belum Usai Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. Foto: Liputan6 ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Momen akhir tahun biasanya dihabiskan warga untuk pergi berlibur. Sejumlah lokasi wisata hingga hotel dipastikan akan penuh.

Namun, rasanya liburan akhir tahun kali ini akan terasa berbeda karena Pandemi Covid-19 yang belum usai. Warga terpaksa harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan Pandemi belum usai.

"Perlu saya ingatkan, musuh kita belum hilang sepenuhnya, pandemi belum selesai," kata Wiku dalam keterangannya, Rabu (25/11).

Ia meminta warga cermat dan tepat memilih lokasi serta kegiatan saat berlibur. Jika tidak, maka akan memicu lonjakan kasus positif Covid-19.

"Perlu adanya pertimbangan dalam memilih kegiatan di masa liburan panjang dengan kebijaksanaan yang dibangun dari masing-masing individu," ujar.

Di samping itu, Satgas memahami rasa jenuh yang berlebih karena hampir sepanjang tahun 2020, kita dipaksa untuk diam di rumah. Berkegiatan di luar jika terpaksa. Namun, Wiku mengingatkan bahwa saat ini penularan virus corona masih rentan terjadi.

Untuk itu, dia meminta masyarakat untuk meminimalisir kontak dan menghindari kegiatan yang menimbulkan kerumunan apabila berlibur di luar rumah. Hal ini mengingat kerumunan berpotensi besar menularkan Covid-19.

"Sebisa mungkin meminimalisasi kontak dan kerumunan, selalu perhatikan protokol kesehatan. Jangan pernah melupakan masker, mencuci tangan dan jauhi kerumunan," jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agar jatah libur panjang akhir tahun 2020 dikurangi. Namun, pemerintah belum memutuskan berapa jumlah jatah libur panjang yang akan dikurangi.

"Masalah libur, cuti bersama akhir tahun termasuk libur pengganti cuti bersama hari raya Idul Firti, Bapak Presiden memberikan arahan supaya ada pengurangan," ujar Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy usai rapat bersama Presiden, Senin 23 November 2020.

Adapun libur Natal dan Tahun Baru 2020 tadinya akan digabung dengan Cuti Bersama Idul Fitri yang digeser ke akhir tahun pada 28-31 Desember 2020. Libur Hari Raya Natal sendiri jatuh pada 24-25 Desember. Kemudian, hari libur masih ditambah tanggal merah pada 1 Januari 2021.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP