Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pesan NU ke Pansel KPK: Cari yang bisa bongkar Century dan Hambalang

Pesan NU ke Pansel KPK: Cari yang bisa bongkar Century dan Hambalang Ketua PBNU Said Aqil Siradj. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Ketua PB Nahdlatul Utama (PBNU) H Aqil Siradj menyampaikan tiga hal pokok kepada Pansel KPK terkait penjaringan calon pimpinan baru. Dalam uraiannya, Said menyoroti secara serius penyidik KPK, selain syarat-syarat capim yang ditentukan Pansel.

"Syarat-syarat yang ada cukup baik dan kita harapkan KPK ke depan lebih baik. Tapi terus terang, para penyidik KPK dari kepolisian atau para tataran bawah ada enggak persyaratannya? Karena hal ini sering disoroti selama ini. Saya minta ini juga ada persyaratannya," ujar Said ketika menerima undangan Pansel untuk mendengarkan masukan dari tokoh lintas agama di Gedung Sekretaris Negara, Jl Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (9/6).

Setelah mendapat jawaban dari Ketua Pansel Destry Damayanti jika para penyidik dijaring oleh pimpinan yang baru nanti, Said meminta Pansel memilih capim KPK yang mampu mengusut tuntas kasus korupsi yang belum tuntas hingga kini. Kata dia, semua masyarakat sangat ingin kasus korupsi cepat ditangani.

"Kedua, yang kita harapkan dari KPK adalah banyak kasus besar yang belum kelar. Kasus Century, proyek Hambalang, SKK Migas. Semua masyarakat tunggu bagaimana kasus besar itu selesai," katanya.

"Bukan hanya kasus besar, tapi kasus impor beras dan gula masih lancar-lancar saja. Kapan itu bisa ditindak? Kalau yang besar-besar cukup Polisi atau kejaksaan, adanya KPK juga fokus yang kecil ini," papar dia.

Menutupi pesannya, Said meminta Pansel mampu menghasilkan capim KPK yang minim cela dan tidak memperlihatkan lagi imej KPK yang suka tebang pilih.

"Ketiga, tidak ada yang sempurna sebagai umat Tuhan, tapi kita harapkan yang seminim mungkin adanya cela dan pansel harap cari yang baik. Masyarakat sudah putus asa dengan korupsi. Sama kan semua. Misalnya nenek yang curi kakao dan sendal, atau ambil kayu di hutan. Perlakukan mereka sama," pungkas dia. (mdk/eko)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP