Pesan Biksu Wihara Ekayana Arama di Hari Raya Waisak
Merdeka.com - Hari Raya Waisak tahun ini jatuh pada tanggal 26 Mei hari ini. Mengambil tema 'Eling dan Waspada Membangun Kepedulian Sosial', Biksu Wihara Ekayana Arama, Nyanagupta Sthavira, mengajak semua umat Buddha mempraktikkan hidup sadar penuh dan kasih semesta.
"Ajaran yang boleh dikatakan paling inti dari Buddha," katanya. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (26/5).
Dikarenakan masih dalam kondisi pandemi, panitia membatasi pelaksanaan upacara keagamaan upacara keagamaan Puja Bakti Waisak di Wihara Ekayana Arama. Upacara hanya akan dihadiri pengurus wihara dan panitia yang totalnya sekitar 50 orang dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Tamu yang datang lebih dahulu dilakukan rapid tes antigen dan hasilnya semua negatif.
Sedangkan umat Buddha lainnya tetap bisa mengikuti Puja Bakti secara daring dengan mengakses berbagai platform media sosial Wihara Ekayana Arama di Instagram, Facebook, dan Youtube.
Nyanagupta mengatakan, pelaksanaan Puja Bakti Waisak secara daring tidak mengurangi makna istimewa Waisak bagi seluruh umat yang mengikuti Puja Bakti.
"Kegiatan ritual utamanya tidak berkurang, tapi kegiatan-kegiatan tambahan lainnya seperti kesenian, itu kami kurangi," katanya.
Hari Raya Waisak merupakan hari raya paling bermakna bagi umat Buddha. Hari Waisak memperingati tiga peristiwa penting, yaitu hari kelahiran, hari pencapaian pencerahan sempurna dan hari parinibanna (mangkat)-nya Guru Agung Umat Buddha, Buddha Sakyamuni.
Selain Puja Bakti Waisak di pagi hari, Wihara Ekayana Arama juga akan menggelar meditasi bersama secara daring pada pukul 17.30 WIB untuk memperingati detik-detik Waisak pada pukul 18.13.30 WIB. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya