Pesan ayah Ganjar Pranowo: Selalu hidup jujur
Merdeka.com - Sosok ayah Ganjar Pranowo, S Parmuji di mata keluarga dikenal pribadi tegas, apa adanya dan jujur. Kata jujur, selalu disampaikan dan dipesankannya berulang-ulang kepada anak dan cucunya.
"Semasa hidup, bapak orang yang tegas, apa adanya dan jujur. Bapak selalu berpesan kepada keluarga untuk selalu hidup jujur," kenang Kunto, kakak lelaki Ganjar Pranowo, Senin (3/4).
Kunto menambahkan bahwa pesan lainnya yang selalu diucapkan oleh Parmuji adalah sebuah pepatah Jawa. Yaitu, orang Jawa harus selalu Ngilo Githoke yang berarti orang itu harus selalu berkaca pada dirinya sendiri.
Kunto menceritakan bahwa sebelum dirawat di RSUP Dr Sardjito selama 42 hari, Parmuji sempat dirawat selama dua pekan di RSUD Purworejo. Parmuji dirujuk ke RSUP Dr Sardjito pada 21 Februari 2017 yang lalu.
"Dirujuk ke RSUP Dr Sardjito karena peralatannya lebih lengkap. Bapak tidak punya riwayat sakit. Hanya beberapa bulan belakangan sempat mengalami sesak nafas," ujar Kunto yang merupakan anak pertama dari Parmudji.
Kunto menuturkan bahwa menurut rencana jenazah ayahnya akan dimakamkan di tempat pemakaman umum di Desa Kemawung, Kutoarjo, Jawa Tengah. Parmudji meninggalkan enam orang anak, 17 orang cucu dan 5 orang cicit.
Berdasarkan pengamatan di lapangan sekitar pukul 12.30 Wib, jenazah almarhum Parmuji diberangkatkan dari RSUP Dr Sardjito Yogyakarta menuju Kutoarjo, Jawa Tengah dengan menggunakan mobil jenazah milik TNI AD.
Tampak hadir di ruang Forensik RSUP Dr Sardjito, adik Sri Sultan HB X, GBPH Yudhaningrat, mantan Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu dan sejumlah pengurus DPD PDIP DIY.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya