Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perundingan deadlock, keluarga Keraton Surakarta belum berdamai

Perundingan deadlock, keluarga Keraton Surakarta belum berdamai Perundingan damai dua kubu di Keraton Surakarta. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Perundingan antara dua kubu yang berselisih di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Selasa (4/4) mengalami deadlock. Mediasi yang dilakukan Polresta Solo antara kubu Raja Paku Buwono XIII dengan Lembaga Dewan Adat di Pusdiktop TNI AD tak menemui kata sepakat.

Kubu Lembaga Dewan Adat yang diwakili oleh Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Puger bahkan hanya berada di meja perundingan tak lebih dari 30 menit. Ia meninggalkan lokasi perundingan dan kembali ke keraton melalui pintu masuk museum. Ia juga tak kembali lagi untuk melanjutkan mediasi.

Sekitar pikul 14.00 WIB kubu PB XIII yang diwakili Gusti Pangeran Haryo (GPH) Benowo keluar dari lokasi perundingan. Benowo segera menuju Sasana Putro untuk bertemu dengan sejumlah kerabat dan PB XIII Hangabehi.

"Tadi saya ketemu kakak saya Puger, yang katanya mewakili mereka-mereka (Lembaga Dewan Adat). Ya Wandansari alias Gusti Moeng, Indriyah, Moertiyah dan lain-lain. Saya ngomong banyak hal, terutama tentang penataan keraton dan beberapa dhawuh (perintah) Sinuhun," ujar Benowo saat menggelar konferensi pers di Sasana Putra, Keraton Surakarta.

Namun saat disampaikan permintaan PB XIII tersebut, Puger yang katanya mewakili kubu Lembaga Dewan Adat tak bisa mengambil keputusan. Puger Bahkan terlihat meninggalkan lokasi pertemuan keluarga keraton tersebut.

"Saat kita sampaikan permintaan dari Sinuhun itu, Puger tidak bisa menjawab. Katanya tidak bisa mewakili para yang ada di dalam keraton. Mereka katanya sedang dimediasi oleh wali kota. Monggolah kita tunggu sampai dua hari ini," kata Benowo.

Dalam kesempatan konferensi pers, Benowo didampingi Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Panembahan Agung (KGPHPA) Tedjowulan, GPH Suryo Wicaksono dan KPAA Condrokusumo Suro Agul-Agul alias Begug Poernomosidi dan staf Bidang Eksternal Satgas Panca Narendra, Kanjeng Pangeran (KP) Bambang Pradotonagoro.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP