Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pertemuan MK se-Asian putuskan sekretariat tetap di RI dan Korsel

Pertemuan MK se-Asian putuskan sekretariat tetap di RI dan Korsel Gedung Mahkamah Konstitusi. merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Presiden Association of Asian Constitutional Cours (AACC) Equivalent Institution, Arief Hidayat yang juga Ketua Mahkamah Konstitusi RI mengatakan pertemuan Board of Member Meeting (Dewan Anggota) telah memutuskan bahwa sekretariat tetap (join permanent secretariat) AACC berada di dua negara yaitu di Jakarta, Indonesia dan di Seoul, Korea Selatan. Keputusan ini diambil berdasarkan masukan dari para delegasi negara anggota AACC yang hadir dalam pertemuan Board of Member Meeting pagi ini.

"Indonesia, sekretariat tetapnya punya fungsi untuk menyusun perencanaan, kegiatan-kegiatan operasional. Sedangkan di Korea diberi tugas sekretariat yang mengoordinasi research and development," ungkap Arief di Convention Center, Nusa Dua, Bali, Rabu (10/8).

Secara terpisah, Sekjen Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MKRI) Guntur Hamzah mengatakan, keputusan bahwa sekretariat tetap AACC berada di dua negara yaitu di Jakarta, Indonesia dan di Seoul, Korea setelah melalui diskusi yang cukup alot. Terlebih, Turki semula menolak memilih join permanent secretariat.

"Jadi keinginannya (Turki) kan single permanent secretariat, tapi dia tarik demi kepentingan konsensus. Katanya demi ikut kebersamaan dan juga melihat ada manfaat dari join permanent secretariat, makanya dia menarik usulan untuk single menjadi join permanent secretariat," jelas Guntur.

Kendati menyetujui join permanent secretariat, Turki ternyata memberi syarat kepada para delegasi Association of Asian Constitutional Cours (AACC) Equivalent Institution. Syaratnya, AACC memberi ruang kepada Turki menjadi pusat pelatihan dan pendidikan AACC.

"Akhirnya dia diberi peran sebagai pusat pelatihan dan pendidikan. Tadi disetujui, semua mendukung join secretariat dengan tambahan Turki diberi peran sebagai pusat pelatihan dan pendidikan. Training and education center, jadi bukan sekretariat tapi dia pusat atau divisi untuk pelatihan dan pendidikan," urainya.

Tak semata menyetujui, kata Guntur, ada beberapa hal yang dipertimbangkan sehingga Turki ditetapkan menjadi pusat pelatihan dan pendidikan AACC. Pertimbangan yang dimaksud adalah program pendidikan Turki selama ini yang dinilai sudah teruji.

"Semua mengakui program summer school Turki itu berlangsung dengan sangat baik. Kemudian workshop yang diselenggarakan sama Turki juga berlangsung sangat baik. Sehingga dua pertimbangan ini dipandang tepat untuk pusat pelatihan dan pendidikan," jelas Guntur.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP