Pertama Kali Sejak 20 Bulan, Tak Ada Penambahan Kasus Covid-19 di Sumatera Barat
Merdeka.com - Sumatera Barat (Sumbar) mencatatkan untuk pertama kali tidak ada penambahan kasus Covid-19 sepanjang Senin (15/11) kemarin. Nihilnya kasus ini pertama kali sejak lebih dari 20 bulan semenjak pertama kali kasus Covid-19 terkonfirmasi di Sumbar.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansarullah mengatakan, hitungan itu dimulai dari pertama kali adanya kasus Covid-19 di Sumbar per tanggal 26 Maret 2020 lalu.
"Ini (nihil) kasus pertama kalinya setelah (lebih) dari 20 bulan, atau sejak pertama kali kasus konfirmasi positif Covid-19 di Sumbar," kata Mahyeldi di Padang, Selasa (16/11).
Dia mengatakan, kesembuhan dilaporkan kembali bertambah empat pasien, dan tidak ada korban meninggal dunia.
Menurutnya, nihilnya kasus Covid-19 ini atas dorongan dan dukungan semua pihak, terkait percepatan vaksinasi Covid-19 melalui gerakan Sumbar Sadar Vaksin atau Sumdarsin.
"Kita terus dorong agar capaian vaksinasi (Covid-19) terus ditingkatkan, sehingga (dapat membentuk) Herd Immunity itu (tercapai)," jelas Mahyeldi.
Sementara itu, data terakhir Covid-19 di Sumbar hingga Senin (15/11) kemarin, ada 196 sampel yang diperiksa, diantaranya 89 sampel dari Kota Padang, 107 sampel dari Semen Padang Hospital (SPH).
Dari keseluruhan sampel itu, tidak ditemukan adanya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan untuk pasien Covid-19 setelah dua kali dikonversi negatif, bertambah sebanyak empat orang.
Kemudian dari laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar per Senin (15/11) hingga pukul 20.00 WIB, vaksinasi dosis pertama di Sumbar mencapai 2.066.578 orang atau 46,88 persen dari 4.408.509 sasaran vaksinasi Covid-19.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya