Personel gabungan dikerahkan amankan sidang tuntutan Aman Abdurrahman
Merdeka.com - Jajaran petugas gabungan Polri dan TNI akan mengerahkan seratusan personel, untuk mengamankan jalannya sidang tuntutan terdakwa teroris Aman Abdurrahman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel). Sidang dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat (18/5), sekira pukul 09.00 WIB.
"Untuk kegiatan pengamanan sidang penuntutan terdakwa teroris AA (Aman Abdurrahman) kita tingkatkan, selama ini pelaksanaan sidang selalu kita amankan, kali ini lebih optimal lagi," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Indra Jafar dalam keterangan tertulisnya, Jumat (18/5).
Dia mengungkapkan, untuk anggota Polri yang disiagakan sebanyak 152 personel, sementara ada bantuan dari 30 personel TNI. Sehingga total personel yang dikerahkan mencapai 182 orang.
"Bagi masyarakat yang akan masuk ke area sidang akan disterilisasi," ujarnya.
Dengan adanya pengaman extra, ia meminta agar masyarakat tak perlu khawatir. Mengingat hal tersebut merupakan SOP dari pengamanan.
"Sebagaimana protap sidang-sidang biasa tentang pemeriksaan, barang-barang yang masuk harus diperiksa," pungkasnya.
Seperti diketahui, Aman Abdurrahman alias Oman disebut sebagai salah satu orang yang terlibat dalam teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 14 Januari 2016 lalu. Ia pertama kali menjalani sidang pada Kamis, 15 Februari 2018 lalu.
Dalam hal ini, Aman menjadi sorotan karena disebut-sebut sebagai salah satu bahan negosiasi para teroris untuk tak lagi mengepung Rutan di Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya