Pernah Ditutup Akibat Covid-19, Lapak Pedagang Pasar Gede Solo Kini Dipasang Sekat
Merdeka.com - Pasar Gede Solo sudah dibuka kembali. Pasar itu kini berbenah setelah ditutup 7 hari akibat belasan pedagang terpapar Covid-19.
Untuk mengurangi kontak langsung dengan pembeli, lapak pedagang kini dipasang pembatas atau sekat dari plastik.
"Pemasangan sekat dari plastik ini kira lakukan untuk memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo, Heru Sunardi, Rabu (16/12).
Pembatas plastik tersebut, terang Heru, merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurut rencana, pembatas serupa juga akan dipasang di pasar tradisional lainnya di Solo.
Heru menjelaskan, pemasangan sekat dilakukan pada hari Selasa kemarin. Ia berharap sekat tersebut bisa mencegah kontak langsung antara pedagang dan pembeli.
"Ini bantuan dari provinsi, nanti akan dipasang di pasar tradisional yang lain di Solo," katanya.
Pasar Gede Solo di Jalan Urip Sumoharjo ditutup selama 7 hari setelah 11 pedagang positif Covid-19. Penutupan operasional Pasar Gede dilakukan mulai Selasa (1/12). Kasus penyebaran Covid-19 di pasar tersebut berawal dari rapid test pedagang. Hasil rapid test menyatakan 3 orang reaktif.
Setelah dilakukan uji swab, hasilnya semua positif. Dinas Kesehatan Kota Solo kemudian melakukan tracing terhadap para pendatang. Setelah dilakukan swab test hasilnya 8 pedagang lainnya juga dinyatakan positif.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya