Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pernah dirawat di RSJ, penganiaya Kiai Umar Basyri dipastikan alami gangguan mental

Pernah dirawat di RSJ, penganiaya Kiai Umar Basyri dipastikan alami gangguan mental Kiai Umar Basyri. ©2018 Merdeka.com/Facebook AlaNU

Merdeka.com - Pelaku penganiayaan KH Umar Basyri, pimpinan pondok pesantren Al-Hidayah, Cicalengka, Kabupaten Bandung, diduga mengidap gangguan mental. Pelaku berinisial A, diduga mengalami gangguan mental setelah kepolisian melakukan sejumlah pemeriksaan.

Kabidhumas Polda Jabar AKBP Hari Suprapto mengatakan, pemeriksaan itu pertama mengenai riwayat pelaku. Menurut Hari, dari hasil pemeriksaan dilakukan dokter dari kepolisian dan ahli kesehatan tempat pelaku sebelumnya dirawat menunjukkan ketidakstabilan mental.

"Untuk aspek itu yang bersangkutan memang kecenderungan ketidakstabilan mental," kata Hari saat dihubungi merdeka.com, Selasa (30/1).

Menurut Hari, pelaku sebelumnya pernah menjalani rawat jalan selama kurang 30 hari di Rumah Sakit Jiwa Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Kemudian secara penampilan dan perilaku pelaku juga menunjukkan orang mengalami ketidakstabilan mental.

"Karakteristik bicara selama wawancara dapat menjawab pertanyaan tapi tidak nyambung berpindah pindah ide," kata dia.

Mantan Kabidhumas Polda Sulteng ini menambahkan, keterangan dari pihak keluarga turut memperkuat hasil penyidikan dilakukan kepolisian. Menurutnya, kakak pelaku sebelumnya mengatakan adiknya mengalami ketidakstabilan mental sekitar 15 tahun lalu.

"Berdasarkan pemeriksaan dan observasi saat ini pada pasien mungkin seorang penderita gangguan berat," tukasnya.

Kendati diduga kuat mengalami gangguan mental penyidikan kasus tetap dilanjutkan. Menurut Hari, penyidikan tetap dilanjutkan dengan melengkapi hasil pemeriksaan saksi ahli.

"Penyidik tetap sambil melengkapi hasil saksi ahli," katanya.

Sebelumnya, Kiai Umar Basyri (60), dianiaya orang tak dikenal usai salat Subuh berjemaah di masjid pesantren Al Hidayah, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/1). Korban penganiayaan merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Cicalengka yang tiba-tiba dianiaya oleh orang tak dikenal saat berada di dalam masjid.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP