Pernah alami teror, Polresta Solo tingkatkan kewaspadaan
Merdeka.com - Aksi teror di Mapolres Banyumas pada Selasa (11/4) pagi, ditanggapi serius Polresta Solo. Kapolresta Solo AKBP Ribut Hariwibowo memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan. Apalagi, kasus serupa pernah terjadi di Mapolresta Solo beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun lalu.
Kewaspadaan tidak hanya dilakukan di Mapolresta, Jalan Adi Sucipto, Manahan. Mereka juga mengamankan lima jajaran Polsek di wilayah hukumnya, yakni Polsek Laweyan, Banjarsari, Serengan, Jebres dan Pasarkliwon.
"Atas kejadian di Mapolres Banyumas, kami telah memerintahkan seluruh jajaran di Polresta dan seluruh Polsek untuk meningkatkan kewaspadaan," ujar Hariwibowo didampingi Wakapolresta Solo AKBP Andy Rifai.
Dia juga mengajak jajarannya agar menjadikan kasus teror bom terjadi di Mapolresta Solo tahun lalu, sebagai pengalaman berharga. Untuk itu, dia menekankan agar para anggota meningkatkan kewaspadaan.
"Pelayanan terhadap masyarakat terus kita lakukan, tapi kewaspadaan juga kita utamakan," tegas Ribut.
Dalam kesempatan tersebut, Hariwibowo juga memeriksa pos penjagaan di Mapolresta. Di tempat tersebut juga dilakukan peningkatan kewaspadaan dengan menambah personel bersenjata.
(mdk/ang)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya