Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perjokian satu keluarga dengan pelacuran

Perjokian satu keluarga dengan pelacuran UGM. threeas.files.wordpress

Merdeka.com - Terbongkarnya kasus perjokian ujian masuk program internasional Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, membuka mata publik betapa kelamnya dunia pendidikan Indonesia. Pengamat pendidikan Arief Rahman menilai hal itu sebagai bentuk lemahnya kontrol pemerintah pada perguruan tinggi, bahkan Arief tidak segan menyebut perjokian sebagai bagian dari keluarga dosa besar.

"Ya memang perjokian, korupsi, pelacuran, pembunuhan adalah satu keluarga, jadi tidak usah terkejut. Semuanya kan sedang marak," kata Arief kepada merdeka.com di Jakarta, Senin (16/7).

Arief juga tidak menjamin lulusan mahasiswa yang menggunakan joki saat ujian universitas dapat berkontribusi memajukan negara. Sebab mereka hanya mengejar kelulusan, uang, atau kedudukan, tanpa disertai dengan kesadaran bertanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga, maupun bangsa dan negara. Sehingga sangat naif menyaksikan generasi muda tanpa semangat nasionalisme.

Arief mengaku bentuk kecurangan dalam dunia pendidikan bukan hal yang baru ditelinganya, tidak hanya terjadi pada tingkat universitas. Pengalamanya sebagai pengamat pendidikan menunjukkan kecurangan pendidikan terjadi disemua tingkatan, mulai dari tingkat dasar pendidikan atau SD hingga jenjang tertinggi Strata III.

Sehingga sudah saatnya pemerintah menindak tegas para pihak yang terbukti berbuat kecurangan termasuk praktik joki.

"Mereka semua tidak memperdulikan aspek kejujuran, tingkat ilmu yang diperoleh atau tanggung jawab. Mereka hanya mengejar gelar uang dan kedudukan. Saya harapkan mereka yang terbukti berbuat segera dihukum seberat-beratnya," lanjutnya.

Namun, terbongkarnya kasus perjokian di UGM, tidak menunjukkan semua perguruan tinggi di Indonesia ada. Meski UGM selama ini menjadi barometer dunia pendidikan di Indonesia, Arief mengatakan masih ada universitas yang bersih dari praktik perjokian.

"Ini memang beberapa orang saja, ada orang-orang seperti itu," pungkasnya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP