Peringati HUT ke 66 Jateng, para PNS berbusana adat Jawa
Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 66 tahun, Senin (15/8). Dalam memperingati HUT tersebut seluruh PNS Pemprov mengenakan pakaian adat Jawa.
"Menggunakan pakaian adat Jawa supaya di jajaran kita para sebagai Aparatur Sipil Pemerintahan bisa meningkatkan rasa cinta dan merasa handarbeni terhadap budaya kita," kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat menyampaikan amanat upacara peringatan HUT Jateng, di Semarang, Senin (15/8).
Saat upacara, Ganjar membacakan Deklarasi Nasional Revolusi Mental Cinta Jateng. Menurutnya, deklarasi tersebut tidak hanya diucapkan melainkan dipraktikkan.
"Melayani rakyat dengan pelayanan terbaik. Saya mewanti-wanti deklarasi bukan hanya di mulut tapi kesungguhan merubah sikap mental kita dalam melayani masyarakat. Melayani mudah, cepat, murah dan ramah," ucapnya.
Selain itu, Ganjar juga mengingatkan agar tidak melakukan korupsi sesuai dengan tageline Pemprov Jateng.
"Berkaitan dikenalnya branding Jateng Gayeng yang Mboten Korupsi dan Mboten Ngapusi. 'Jateng Gayeng' dan 'Mboten Korupsi Mboten Ngapusi' dihadirkan suasana romantisme, ikhlas, penuh kebersamaan dan kegotongroyongan, siap nyengkuyung bersama-sama dalam suasana kegotongroyongan dan kehangatan. Menimbulkan rasa kangen, berkreasi dan inovasi untuk memunculkan kemajuan di Jateng," ungkapnya.
Usai upacara, Pemprov Jateng juga memberikan beberapa penghargaan kepada masyarakat Jateng yang berprestasi di bidangnya masing-masing.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya