Peringati hari jadi, TNI di Aceh unjuk keterampilan dan alutsista
Merdeka.com - Belasan anggota Yon Armed 17 Rencong Sakti menyerang musuh dengan menembak menggunakan meriam. Ada empat meriam saling bersahutan menembak guna melumpuhkan musuh dalam jangka waktu 20 menit.
Unjuk kebolehan tembakan menggunakan meriam berdaya ledak tinggi ini merupakan bagian dari manuver prajurit, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-70, digelar di lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (5/10). Setiap meriam dikawal oleh delapan anggota Yon Armed 17 Rencong Sakti.
Teriak histeris pun membahana dari warga saat mendengar suara ledakan membuat telinga pekak. Warga terlihat antusias menyaksikan manuver pasukan Armed dalam melumpuhkan musuh. Saking besarnya suara ledakan, banyak warga harus menutup telinga saat meriam dipicu.
Selain itu, perayaan HUT TNI dipimpin langsung oleh Pangdam Iskandar Muda, Mayjend Agus Kriswanto, juga dimeriahkan oleh sejumlah atraksi lainnya. Seperti tarian massal Likok Pulo diikuti oleh ratusan personel TNI dari semua satuan.
Lalu ada drama perjuangan Panglima Besar Jenderal Sudirman dalam memimpin pasukan berperang melawan penjajah. Meskipun Jenderal Sudirman harus ditandu, atau berjalan menggunakan tongkat, dia tetap berada di garda terdepan memimpin pasukan.
Kemudian atraksi lainnya ada tiga personel TNI Kowad menggunakan pakaian dinas Polisi Militer (POM) melakukan atraksi berdiri di atas sepeda motor. Sepeda motor itu melintas di depan Mayjend TNI Agus Kriswanto, Kapolda Irjend Pol Husen Hamidi, Ketua DPRA, Muharuddin, dan Sekda Aceh, Dermawan.
Pangdam Iskandar Muda, Mayjend TNI Agus Kriswanto, meminta kepada seluruh TNI di Aceh selalu berada di garda terdepan dalam membela tanah air. Mereka juga mesti tahu apa yang menjadi tugas dan wewenang sebagai prajurit TNI.
"Prajurit harus tahu apa tugas dan wewenangnya dalam mempertahankan bangsa ini," kata Agus.
Jenderal bintang dua ini mengingatkan supaya seluruh TNI harus dekat dengan rakyat. Harus selalu mengayomi dan menjaga rakyat Indonesia. Terutama dari rongrongan yang menghancurkan bangsa ini.
"Saya tidak mau ada TNI yang menyakiti rakyat, kasar pada rakyat, TNI harus bersama rakyat dan dekat dengan rakyat," ujar Agus.
Pada akhir acara peringatan HUT TNI di Aceh, digelar parade kekuatan pasukan. Termasuk pasukan penembak jitu yang menggunakan pakaian penyamaran, ikut melintas di depan Agus dengan memberi hormat. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya