Peringatan Tsunami Berakhir, BMKG Imbau Masyarakat NTT Tetap Waspada Gempa Susulan
Merdeka.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat tetap waspada meski status peringatan tsunami imbas gempa magnitudo 7,4 yang mengguncang Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah berakhir. BMKG mengingatkan masyarakat tetap terlebih dahulu mengecek kondisi rumah setelah dapat kembali ke kediamannya masing-masing.
"Bisa kembali ke tempat masing-masing tapi harus memastikan bangunannya tahan gempa tidak rusak," kata Kepala BMKG Dwikorita karnawati dalam konferensi pers, Selasa (14/12).
Menurut Dwikorita, masyarakat juga mesti memperhatikan keberadaan bangunan di sekitarnya. Terlebih kondisi gempa susulan masih terpantau terjadi di beberapa titik.
"Kami mohon karena gempa susulan masih terjadi maka mohon masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa atau pun tidak ada kerusakan yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," ujar dia.
Lebih lanjut, dia mengingatkan kepada masyarakat di wilayah utara pantai Flores timur bagian utara dan Pulau Lembata diminta untuk tetap siaga lantaran masih adanya potensi gempa susulan. Apabila merasakan guncangan kuat dan mengayun lebih dari 10 detik segera berpindah ke tempat yang lebih tinggi.
"Masih mungkin terjadi gempa susulan yang semoga kekuatannya tidak terlalu kuat, tetapi seandainya terlalu kuat dan merasakan ayunan lagi dan merasakan akan jatuh, mohon kembali lagi menuju tempat yang lebih tinggi. Jadi jangan menunggu sirine," Dwikorita menandaskan.
Reporter: Nanda Perdana Putra
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya