Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Periksa Novel, Polri Harap Temukan Keterangan Baru

Periksa Novel, Polri Harap Temukan Keterangan Baru Novel Baswedan di Polda Metro Jaya. ©2020 Merdeka.com/Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Polri mengharapkan adanya keterangan baru yang diberikan penyidik senior KPK, Novel Baswedan. Sebab saat ini, Novel tengah diperiksa kembali terkait kasus penyiraman air keras yang menimpa dirinya.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengatakan, Novel akan dimintai keterangan terkait peristiwa yang menimpa pada 2017 silam. Dia berharap informasi yang diperoleh dapat membantu polisi mengungkap kasus ini secara terang-benderang.

"Tentunya akan dilakukan pemeriksaan berkaitan dengan apa yang korban alami seperti apa, kemudian kami mengharapkan juga ada keterangan-keterangan yang bisa kita gunakan, keterangan baru yang bisa kita manfaatkan untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," katanya di kantornya, Senin (6/1).

Polisi telah menetapkan dua anggota Polri aktif sebagai tersangka penyerangan penyidik KPK, Novel Baswedan. Dua orang inisial RB dan RM diamankan di kawasan Cimanggis, Depok, Kamis 26 Desember 2019 malam.

Argo mengatakan, dua tersangka itu memiliki peran yang berbeda. Argo mengungkapkan, pelaku yang menyiram cairan kimia ke Novel Baswedan adalah tersangka RB.

"Perannya ada yang nyopir ada yang nyiram, yang nyiram RB," ucap Argo, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2019).

Salah satu tersangka penyerangan Novel Baswedan, berinisial RB meluapkan emosinya di hadapan awak media. Dia yang juga merupakan anggota Polri aktif itu geram.

"Tolong dicatat, saya tidak suka dengan Novel karena dia penghianat," teriak RB saat keluar dari Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2019).

Reporter: Ady AnugrahadiSumber: Liputan6.com

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP