Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Perdebatan sengit' Ahok versus Sandiaga demi si jomblo

'Perdebatan sengit' Ahok versus Sandiaga demi si jomblo meme jomblo. ©berbagai sumber dari media sosial

Merdeka.com - Status hubungan warga DKI khususnya jomblo alias belum dapat pasangan menjadi perhatian pemimpin ibu kota. Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ingin menjadikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sebagai salah satu tempat ajang taaruf untuk warga Jakarta yang masih jomblo.

Bahkan Sandiaga juga akan segera meluncurkan Kartu Jakarta Jomblo (KJJ) khusus bagi warga yang belum memiliki pasangan usai dilantik Oktober 2017 mendatang. Namun, kata Sandi, KJJ ini hanya mempunyai masa berlaku 6 bulan saja. Hal ini dikarenakan agar para warga dengan status jomblo cepat meninggalkan statusnya.

"Harus bahagia, karena kalau terlalu lama jomblo dapat menimbulkan stres, yang jomblo harus cari pasangan dan kartu jomblo ini adalah fasilitas mereka untuk mencari pasangan," kata Sandiaga, Selasa (2/5).

Menurut Sandiaga, jomblo yang mendapat jodoh tak usah takut lagi menghadapi calon mertua. Sebab, kata Sandiaga, jika ada pertanyaan sudah punya rumah atau belum dari calon mertua, solusi rumah DP 0 persen.

"Jadi kan nanti kalau ditanya calon mertua udah ada jawabannya, saya udah kerja, saya udah punya rumah dengan DP 0 persen," ungkapnya sambil tertawa.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan yang terpenting dalam hidup adalah merasa bahagia. Menurutnya, status jomblo atau memiliki pasangan tak penting, yang penting bahagia.

"Orang Jakarta lebih bahagia jadi jomblo kok," kata Ahok di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (3/5).

"Masing-masing ya bahagia aja, mau jomblo mau enggak yang penting bahagia," tambah dia.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP