Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perbaiki Dinamo Air, Warga Kupang Tewas Tersengat Listrik

Perbaiki Dinamo Air, Warga Kupang Tewas Tersengat Listrik Ilustrasi mayat. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Luha Rahe (25), warga Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan tewas. Luha Rahe tewas karena tersengat aliran listrik. Salah satu warga bernama Edi Oematan (52) mengaku, saat itu dia mendengar bunyi tiang listrik yang dipukul menggunakan batu.

Dia pun keluar rumah dan melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak di lantai depan bengkel tempat korban bekerja.

Warga lain, Desanto Kause (28) yang rumahnya berseberangan jalan dengan bengkel menuju ke lokasi kejadian dan meminta bantuan warga untuk melaporkan ke polisi di Polsek Kupang Tengah.

KA SPKT I Polsek Kupang Tengah Aiptu Stefanus Letoati ke lokasi kejadian sekitar 10 menit dari waktu kejadian. Kemudian ia mematikan aliran listrik dari meteran bengkel yang masih menyala lalu mengecek kondisi korban.

Dia mendapati korban sudah tidak bernyawa lagi.
KA SPKT I Polsek Kupang Tengah Aiptu Stefanus Letoati selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Kapolsek Kupang Tengah, Ipda Elpidus Kono Feka sehingga Kapolsek menghubungi piket SPKT Polres Kupang untuk melaporkan kejadian tersebut.

Kanit I SPKT Polres Kupang Ipda E. Yudha Irianto bersama tim identifikasi tiba di lokasi kejadian kemudian langsung melakukan olah TKP.

Pihak keluarga menerima kematian korban dan menganggap sebagai musibah. Sehingga menolak untuk dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan autopsi.
Namun polisi tetap menghubungi medis melakukan visum dan polisi memasang police line serta melakukan olah TKP.

Polisi juga meminta keterangan saksi-saksi dan mengamankan barang bukti. Hasil olah TKP oleh tim identifikasi Polres Kupang menunjukkan bahwa pada sekitar TKP terdapat dinamo penyedot air, gurinda, kabel roll yang sementara tersambung ke sumber listrik, travo las, handphone dan ember yang berisi air.

Dari hasil indentifikasi terdapat luka bakar pada tangan kiri korban dan salah satu bagian dinamo masih melekat pada tangan kiri korban dan dinamo tersambung ke sumber listrik.

"Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sengatan arus listrik dan sesuai keterangan para saksi lainnya di TKP, korban pada saat itu sedang memperbaiki dinamo penyedot dan dinamo tersebut juga masih tersambung ke sumber listrik," ungkap Paur Humas Polres Kupang, Aipda Lalu Randy Hidayat saat dikonfirmasi, Senin (13/9).

Untuk memastikan penyebab kematian korban perlunya dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan perlunya melakukan autopsi, sehingga bisa mencari tahu kebenaran penyebab kematian korban. Namun keluarga korban ikhlas menerima kematian korban.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP