Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perawat RS Siloam Sebut Tangan Anak Penganiayanya Berdarah saat Digendong

Perawat RS Siloam Sebut Tangan Anak Penganiayanya Berdarah saat Digendong Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira memaparkan kasus penganiayaan perawat RS Siloam. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Jason Tjakrawinata (38) ditangkap polisi karena melakukan penganiayaan terhadap perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya Palembang Christina Ramauli (28). Penganiayaan yang viral di media sosial itu dilatarbelakangi pelaku kesal tangan anaknya berdarah sehabis lepas infus.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira mengatakan, korban dan sejumlah saksi sudah diperiksa terkait kasus ini. Korban pun telah memberikan penjelasan penyebab tangan anak pelaku berdarah.

Berdasarkan keterangan korban, tidak terjadi apa-apa saat dirinya mencabut infus dari tangan anak tersangka. Dia pun melarang istri tersangka langsung menggendong pasien begitu infus dilepas.

"Di ruangan hanya ada korban dan istri tersangka. Korban bilang 'jangan digendong bu, nanti berdarah'. Ternyata istri tersangka menggendongnya dan waktu itulah tangan anaknya berdarah," ungkap Irvan, Sabtu (17/4).

Dari pengakuan istri tersangka, dia langsung menghubungi suaminya karena panik tangan anaknya berdarah. Lantas, tersangka langsung marah begitu tiba di ruang perawatan.

"Istri tersangka menelepon suaminya yang ada di luar mengabarkan tangan anaknya berdarah dan membuat tersangka panik," ujarnya.

Ketika itulah, tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban, termasuk membanting ponsel milik rekan sejawat korban yang merekam kejadian. Dia tak mampu menahan emosi meski dilerai.

"Tersangka datang dan langsung marah-marah dan menganiaya korban," kata dia.

Sejauh ini tersangka kooperatif menjalani pemeriksaan. Tersangka juga mengakui perbuatannya dan menyesal. "Tersangka masih kita periksa," ujarnya.

(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP