Peras sopir truk pengangkut mobil, JTR ditangkap tim Saber Pungli
Merdeka.com - JRT, pria yang mengaku anggota Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) Kota Pekanbaru terjaring Operasi Tangkap Tangan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar Polda Riau. Dia kedapatan meminta jatah preman dari sopir yang membawa barang dagangan di jalan Hang Tuah kota Pekanbaru, Senin (9/1) pagi sekitar pukul 06.45 WIB.
"JRT dibekuk saat berada di sebuah gudang mobil saat mengutip uang dari supir truk yang bermuatan mobil, yang berhenti di gudang tersebut," kata Kasubdit I Ditreskrimum Polda Riau AKBP Asep Iskandar kepada merdeka.com Selasa (10/1).
Tim Saber Pungli mengamankan barang bukti uang senilai Rp 600 ribu dari tangan JRT. Duit itu merupakan hasil pungli yang dilakukannya terhadap truk bermuatan mobil.
"Pelaku ini dengan mudahnya meminta uang kepada sopir, kalau tidak dikasih mereka mengancam akan mengganggu para korbannya. Dalihnya uang itu untuk jatah mereka supaya aman," kata Asep.
Setelah ditangkap, JRT mengaku sebagai anggota dari Serikat Pekerja Transportasi Indonesia, di bawah naungan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kota Pekanbaru.
"Dia mengaku anggota serikat pekerja, dan itu dasarnya supaya dikasih duit. Satu mobil Rp 600 ribu, itu yang tertangkap tangan. Yang selama ini dilakukan mungkin sudah banyak," kata Asep.
Pelaku ini tidak melakukan bongkar muat terhadap truck itu. Tidak hanya itu, banyak masyarakat yang membawa barang dagangan di dalam kota Pekanbaru selalu dikejar saat melintas. Mereka memaksa minta duit.
"Modusnya itu tadi, karena dia mengaku anggota serikat pekerja sehingga sopir dimintai duit, sudah banyak warga yang melapor ke kita," jelasnya.
Saat ini, JRT sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polisi mengingatkan kepada masyarakat agar melaporkan segala bentuk pungutan liar seperti yang dilakukan JRT.
"Kita masih dalami, apakah ada dugaan unsur pemerasan atau tidak. Pelaku kita jerat pasal 368 KUHP. Bagi warga lainnya, jika menemukan pungutan liar seperti ini, silakan laporkan ke kami," pungkasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya