Perangkat desa di Kendal cabuli siswi SMA
Merdeka.com - Seorang perangkat Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal diduga melakukan pencabulan terhadap seorang siswi SMA akhir Agustus silam. Korban dua kali dicabuli oleh.
Korban dicabuli dua kali di rumah perangkat desa dan saudara perangkat desa. Bahkan yang terakhir, dicabuli saat mengenakan seragam sekolah ketika hendak berangkat sekolah.
Korban berinisial BS (14) pelajar kelas satu sebuah SMA swasta di Brangsong ini, awalnya dijemput enam orang termasuk perangkat desa Tunggulsari bernama Sualman ke rumahnya.
"Saya dijemput alasannya bapak tiri saya akan memperkosa saya. Oleh perangkat desa saya disuruh tidur di rumahnya," kata korban kepada wartawan di Mapolsek Brangsong saat melapor Kamis (5/9).
Korban menjelaskan, saat tidur di rumah perangkat desa itu, malam hari pelaku masuk kamar dan merangkul serta mencium korban. Korban sempat berontak dan melawan.
"Pagi harinya, saya hendak diantar ke sekolah. Namun malah dibawa ke rumah saudara Sualman. Saat saudaranya pergi, perangkat desa tersebut kembali merangkul dan menciumi saya. Saya melawan karena takut didengar, pelaku melepaskan saya,” tuturnya sambil menangis.
Korban mendatangi Mapolsek Brangsong untuk melaporkan kejadian ini, dan kasusnya dalam penanganan Polsek Brangsong. Saat ini, kasus pelecehan ini masih ditangani dan dalam proses penyidikan Polres Kendal.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya